15/08/2020, 1:48 AM
Beranda Bali Denpasar Distan Bantu Penyaluran Hasil Panen Petani saat Pandemi Corona

Distan Bantu Penyaluran Hasil Panen Petani saat Pandemi Corona

DENPASAR ,balipuspanews.com-Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kini membantu para petani yang susah memasarkan hasil pertaniannya saat Covi-19 mewabah di seluruh dunia, Indonesia hingga ke Bali.

Semenjak Covid-19 melanda Bali, salah satu kendala yang dihadapi petani saat pandemi Covid-19 adalah keterbatasan akses pasar karena berkurangnya secara drastis serapan ke Hotel, Restoran, Katering, Swalayan termasuk ke pasar umum akibat kebijakan physical distancing.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan IB Wisnuardhana mengatakan berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam membantu dan memfasilitasi pemasaran produk para petani lokal Bali, mulai dari himbauan Bapak Gubernur untuk mengisi paket bantuan sembako dengan produk-produk petani lokal Bali dan menggelar pasar tani, Jumat (29/5).

Selain itu, sambung Wisnuardana upaya lain dengan memfasilitasi pemasaran antar palau dan eksport serta kerjasama pemasaran secara online dengan menggandeng para star-up termasuk Perusahaan Daerah Bali.

“Kami juga menjalin kerjasama dengan Perum BULOG divre Bali dan juga Asosiasi Pedagang Retail Indonesia (Asprindo) Provinsi Bali,” jelas Wisnuardhana.

Bertempat di halaman kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, pasar tani diikuti oleh 10 kelompok tani. Pelaku pemasaran yang memasarkan berbagai produksinya mulai dari aneka sayuran, buah, bumbu, telur, daging, beras dan produk pangan lainnya.

Kata Wisnuardhana, gelar pasar tani yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini juga sebagai salah satu bentuk pembelajaran bagaimana berjualan dan berbelanja dengan tetap mempehatikan protokol physical distancing yang ditetapkan.

Pedagang dan pembeli harus pakai masker dan face shield (pelindung wajah), menjaga jarak fisik dengan mengantre, selalu cuci tangan dan menyiapkan hand sanitizer ditempat benjualan.

Gelar pasar tani kali ini merupakan semacam uji coba, apabila efektif akan dilaksanakan pada skala yang lebih besar dan secara kontinyu serta berkelanjutan.

“Tujuan lain dari pelaksanaan pasar tani ini adalah mendekatkan antara petani selaku produsen dengan konsumen sehingga rantai pasar yang panjang dapat diputus dan petani memperoleh harga jual yang lebih tinggi,” pungkas Wisnuardha.

Penulis/editor: Budiarta/Artayasa

Menghilang dari Rumah, Korban Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai

GIANYAR, balipuspanews.com - Sempat hilang dari rumah, Ni Ketut Dani,49, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai Subak Sudimara, Lingkungan Sema, Kelurahan Bitera,...

Kuasa Hukum Jerinx SID Ajukan Penangguhan Penahanan

DENPASAR, balipuspanews.com - Kuasa hukum Wayan Gendo Suardana SH, Jumat (14/8/2020) siang, mendatangi penyidik Ditreskrimsus Polda Bali untuk menyerahkan surat penangguhan penahanan terhadap Jerinx...