Ditambah Turkish Airlines, Bandara Ngurah Rai Kini Layani 7 Rute Internasional

Maskapai Turkish Airlines dengan pesawat Boeing 787-900 Dreamliner yang melakukan pendaratan perdana dari Istanbul di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (29/3/2022) pukul 19.41 WITA 
Maskapai Turkish Airlines dengan pesawat Boeing 787-900 Dreamliner yang melakukan pendaratan perdana dari Istanbul di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (29/3/2022) pukul 19.41 WITA 

BADUNG, balipuspanews.com – Penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali menggeliat. Kini Bandara Ngurah Rai telah melayani sebanyak 7 rute internasional.

Jumlah tersebut termasuk maskapai Turkish Airlines dengan pesawat Boeing 787-900 Dreamliner yang melakukan pendaratan perdana dari Istanbul ke Denpasar, Selasa (29/3/2022) pukul 19.41 Wita.

Adapun rute penerbangan internasional yang terlayani di Bandara Ngurah Rai yakni Narita, Sydney, Singapura, Melbourne, Kuala Lumpur, Doha dan Istanbul.

“Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali kembali melayani penerbangan internasioanl yang terbang secara reguler 3 kali seminggu dengan menggunakan maskapai Turkish Airlines sekaligus menjadi rute Istanbul satu-satunya beroperasi dari 7 rute internasional saat ini,” kata Herry A.Y. Sikado, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali.

Baca Juga :  Tiga Desa Ini Masuk Daftar Khusus Pembinaan Menjaga Kesehatan Gigi

Herry mengatakan, Turkish Airlines dengan nomor penerbangan THY 066 rute Istanbul – Denpasar mengangkut sebanyak 288 penumpang dan kembali menuju Istanbul pukul 21.00 WITA dengan 208 penumpang, berdasarkan jadwal reguler penerbangan internasional Turkish Airlines akan beroperasi setiap hari Selasa, Kamis dan Minggu dalam seminggu.

“Turkish Airlines memiliki kapasitas kursi sebanyak 300, jika di persentasikan 96% penumpang mengisi kursi saat tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali dari Istanbul sedangkan keberangkatan rute Denpasar – Istanbul terisi sebanyak 70%,” katanya.

Hal ini, katanya menandakan suatu animo pengguna jasa penerbangan internasional sudah mengalami peningkatan yang tak lepas dari sinergi para stakeholder menjaga kepercayaan para pengguna jasa transportasi udara.

Baca Juga :  Unud Jembatani Pasar Perikanan dan Kelautan Berbasis Aplikasi

Herry mengapresiasi seluruh entitas yang sudah berupaya agar penerbangan internasional dapat terus berjalan lancar, proses alur penumpang tidak terlalu lama dilalui sebab secara teknis seluruh persyaratan sudah terdigitalisasi.

“Kami tetap optimis capaian ini akan meningkat dengan dibarengi protokol kesehatan operasional penerbangan internasional,” ujar Herry.

Secara rinci, Herry memaparkan untuk perbandingan secara persentase penerbangan internasional sejak aktivitas operasional beroperasi kembali, pada tanggal 3 Februari 2022 hingga 29 Maret 2022 dalam statistik lalu lintas angkutan udara telah melayani sebanyak 28.535 penumpang, jika di bandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama terdapat kenaikan 5.419%.

“Kami berharap pertumbuhan positif ini dapat memulihkan kembali sektor aviasi serta Pulau Bali yang perekonomian dominan masyarakatnya bergerak pada bisnis pariwisata,” tambahnya.

Baca Juga :  Kirab Merah Putih MBPS, Wagub: Dulu Melawan Penjajah, Kini Kemiskinan

Penulis: Gde Candra

Editor: Oka Suryawan