Foto: Mensos RI, Juliari P. Batubara.
Foto: Mensos RI, Juliari P. Batubara

JAKARTA, balipuspanews.com – Menteri Sosial Juliari P. Batubara memastikan layanan terhadap pemerlu layanan terus berlangsung, sejalan dengan sinergi aktif dengan pemerintah pusat mengatasi penyebaran virus korona. Protokol keselamatan diperkuat, dan upaya melindungi masyarakat dan pencegahan penyebaran virus korona diterapkan di pusat dan daerah.

“Kami terus bekerja melayani masyarakat, meskipun kita bersama tengah menghadapi pandemi global virus korona. Kementerian Sosial di semua lini bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Tentu saja, semua tugas tadi dijalankan dengan tetap memperhatikan dan mempedomani protokol kesehatan dari WHO,” kata Mensos Juliari dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/3).

Di kantor pusat, sarana dan prasarana pencegahan penyebaran virus korona juga terus dilengkapi. Kini terpasang Gazebo COVID-19, yang terpasang di pintu masuk lobi tengah. Setiap orang baik pegawai maupun tamu, wajib masuk dalam gardu sterilisasi.

Gardu ini dilengkapi dengan sarana pendukung, termasuk cairan disinfektan, untuk memastikan setiap orang steril dari virus korona. Langkah ini untuk memastikan kantor pusat steril dari penyebaran virus korona. Dengan demikian, dapat melindungi penghuni kantor pusat baik pegawai maupun tamu.

“Tenaga kesahatan di klinik Kemensos juga sudah melakukan vaksinasi massal dan gratis kepada pegawai di kantor pusat. Tentu saja, vaksinasi dimaksudkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh mengahadapi penyebaran virus korona,” ungkapnya.

“Langkah-langkah ini melengkapi serangkaian upaya lain seperti penyediaan hand sanitizer di tempat tertentu dan juga pembagian masker,” tambah Mensos.

Meski memberlakukan WFH, bukan berarti kinerja dan proses kerja terganggu. Koordinasi dan singkronisasi pekerjaan dilakukan secara daring, atau teleconference. Semua level melakukan sistem ini termasuk Menteri Sosial Juliari P. Batubara saat mengikuti rapat-rapat kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo, maupun saat Mensos menggelar rapat dengan jajarannya di Kemensos.

Bekerja di Tengah Pandemi
Selain di kantor pusat, pelayanan terhadap masyarakat juga terus berjalan di daerah. Baik melalui unit pelayanan teknis (UPT) dan pilar-pilar sosial – dalam hal ini Karang Taruna, Kemensos terus bekerja melayani rakyat di tengah pandemi global.

Di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, pengurus Karang Taruna Kecamatan Bangkelekila mengaktifkan call center pengaduan penyebaran wabah virus korona. Aktivasi layanan ini ditandai dengan pemasangan stiker call center antisipasi virus korona atau COVID-19 dipasang di beberapa titik di lembang (desa) di Bangkelekila.

Aksi Karang Taruna tersebut dilakukan bekerja sama dengan pengurus Persekutuan Pemuda Geraja Toraja (PPGT) Jemaat Sion Batu Pela. Aktivasi call center untuk antisipasi keadaan darurat dan mengantisipasi adanya virus korona masuk kampung.

Karang Taruna juga menyosialisasikan pentingnya call center dan cara mencegah virus korona. Dengan berbagai upaya ini, diharapkan masyarakat makin cepat tangap dan punya inisiatif melaporkan ataupun memanggil pihak terkait termasuk tenaga kesehatan.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 20 anggota Karang Taruna bersinergi dengan unsur-unsur lain, organisasi kepemudaan GP Ansor, sekolah aliyah dan tsanawiyah, serta pengurus mushala setempat. (Ivan/BPN/Tim)