Motor parkir terseret mobil, warga berhamburan di Karangasem
sewa motor matic murah dibali

KARANGASEM, balipuspanews.com – Kaki dan tangan Ni Komang Kusuma Wati asal Dusun Muntig, Desa Tulamben, Kubu, Karangasem ini lemas dan gemetar setelah mendapati sepeda motor Vario Dk 2241 SU yang dikendarinya terseret mobil hingga ratusan meter jauhnya dijalur Amlapura menuju arah Kubu pada Selasa siang (21/5/2019).

Gadis berusia 23 tahun itu menceritakan, sebelum peristiwa yang mendebarkan itu terjadi, sepeda motor yang dikendarainya bersama sang ibu terparkir didepan apotek yang berada dijalan raya Dusun Padangkerta, Karangasem. Saat itu, Kusuma Wati datang ke apotik untuk membelikan kakeknya obat tetes mata.

Sementara dirinya masuk kedalam apotek, ibunya menunggu diluar duduk diatas trotoar tepat disamping parkir sepeda motornya. Namun beberapa saat kemudian tiba – tiba muncul kendaraan dari arah Amlapura menuju Kubu, Karangasem dan menyambar sepeda motor hingga terseret ratusan meter jauhnya.

“Saya keapotik mau beli obat untuk kakek, ibu nunggu diluar, untungnya ibu tidak duduk diatas motor,” tutur Kusuma Wati kepada media ini.

Insiden ini serentak membuat warga yang berada didekat TKP seketika berhamburan keluar untuk memastikan  apa yang terjadi, beberapa malah mengira kecelakaan dijalan dan berpikir ada korban jiwa, pasalnya sepeda motor sampai terseret hingga ratusn meter.

Parahnya, kendaraan yang menyeret sepeda motor Kusuma justru tetap injak gas sampai sepeda motor itu lepas sendiri dari seretan mobil jenis Taruna tersebut. Disatu sisi ketika peristiwa itu terjadi salah seorang kerabat Kusuma menyaksikannya dan langsung mengejar pengendara tersebut hingga berhasil dihentikan sampai didekat wilayah Tirta Gangga Karangasem.

“Ya saya kejar sampai dipertigaan Temega deket Tirta Gangga, saat itu saya temukan mobil sudah berhenti,” kata Komang Wirata yang mengejar pengemudi tersebut.

Pengemudi kendaraan Taruna tersebut kemudian dijemput dan dibawa ke TKP. Setelah dijemput pengemudi asal Pejeng, Gianyar bernama I Wayan Wijaya Kusuma, 21, itu meminta maaf kepada Kusuma beserta ibunya, dari pengakuan Wijaya, sebenarnya dirinya tau bahwa kendaraanya menyeret sepeda motor hanya saja karena merasa takut dan panik dirinya tidak berani untuk berhenti.

“Saya takut dan panik sehingga tidak berami berhenti disana,” akunya.

Dari penuturannya sampai nyerempet sepeda motor terparkir sejauh ratusan meter dikarenakan kurang konsentrasi ketika mengemudi. Wijaya mengaku didalam kendaraan ada empat orang penumpang dengan tujuan ke rumah Pohon, Tulamben, Kubu, Karangasem. Hanya saja ketika didekat TKP salah satu penumpang yang juga keponakannya mabuk dan muntah, saat melihat keponakannya dalam sekejap kendaraanya sudah menyambar sepeda motor naas tersebut.

Saat ini, peristiwa kecelakaan tersebut sedang dalam penanganan Satlantas Polres Karangasem. Sementara ibu dan pengendara sepeda motor masih syok dan gemetar. Untuk sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian depan. ( igs)

 

Tinggalkan Komentar...