Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda Bali Gianyar Ditutup Bupati, TPA Liar Blahpane Akan Disulap Jadi Hutan Taman Kota

Ditutup Bupati, TPA Liar Blahpane Akan Disulap Jadi Hutan Taman Kota

GIANYAR, Balipuspanews.com – Tukad mati atau jurang di wilayah Blahpane yang sempat menjadi TPA liar, kini mulai digarap dan dipermak menjadi hutan taman kota sesuai dengan keinginan Bupati Gianyar, Made Mahayastra saat sidak beberapa waktu lalu. Saat sidak, Bupati Mahayastra mengatakan akan menjadikan kawasan TPS liar tersebut menjadi hutan taman kota.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Minggu (6/10/2019), nampak beberapa truk melakukan pengurugan lahan bekas TPA liar tersebut.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Wayan Kujus Pawitra, membenarkan adanya pengurugan tersebut. “Ya, sesuai perintah pak bupati. TPA Liar akan kita jadikan hutan taman kota, sekarang dalam proses pengurugan dan rekanan sedang melakukan pengurugan. Selanjutnya akan ditata dan dijadikan hutan taman kota sesuai konsep pak bupati,” jelasnya.

Diungkapkannya, hutan taman kota yang akan dibuatnya, tidak hanya penanaman pohon semata, tetapi akan ditata sebagai hutan taman kota yang bagus,” ungkapnya.

Lanjutnya, hutan taman kota yang dimaksud, dengan melakukan penanaman pohon yang kaya oksigen, dan akan ditata sebagus mungkin. “Kita akan jadikan hutan taman kota yang eksotik, sehingga tampilan Desa Sidan menjadi lebih menarik. Terlebih dekat kawasan tersebut ada obyek wisata,” ujarnya.

Kujus menyatakan, tutupan lahan di Kabupaten Gianyar memang perlu diperbanyak. “Bahwa Gianyar masih minim hutan kota. Sebelumnya juga sudah dibangun kebun raya di Desa Pilan, Kerta payangan, tetapi masih perlu upaya untuk tutupan lahan,” pungkasnya.(catur/bpn/tim).

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of