Minggu, Juli 21, 2024
BerandaBangliDokter Mahendra: Kepuasan Peserta yang Paling Utama

Dokter Mahendra: Kepuasan Peserta yang Paling Utama

BANGLI, balipuspanews.com– Menjadi dokter artinya harus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk peserta Program Jaminan Kesehatan-Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebaik-baiknya.

Salah satunya dengan mengutamakan kesembuhan dan kenyamanan pasien saat berobat. Prinsip tersebut begitu diamalkan oleh dr. A.A Gede Mahendra Putra,52,. Sebagai salah satu mitra Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, ia begitu fokus pada kepuasan peserta JKN-KIS.

“Sebagai seorang dokter, memang sudah seharusnya saya menangani orang yang sakit, sehingga bagaimanapun kondisinya saya tetap melakukan pelayanan langsung kepada peserta agar mereka terlayani dengan baik,” ungkap Mahendra yang juga selaku Kepala Puskesmas Bangli ini, Jumat (7/1/2022).

Mehendra telah menjadi Dokter Praktik Perorangan (DPP) yang melayani peserta JKN-KIS dari jaman BPJS Kesehatan masih bernama Askes (Persero).

Pengalamannya pun begitu banyak dan memahami bahwa aturan JKN-KIS harus dipatuhi, Mahendra juga tergolong salah satu DPP yang aktif untuk memberikan masukan yang bersifat konstruktifHal tersebut juga karena ia pernah memposisikan diri sebagai peserta.

BACA :  Korban Kebakaran di Loloan Timur Diberikan Bantuan

“Saya pernah menjalani operasi yang berbiaya besar di RSUP Sanglah dan menjalani rawat inap selama 5 hari. Saat itu saya memposisikan diri sebagai peserta, jadi saya tahu bagaimana manfaat JKN-KIS sebagai pelayanan kesehatan sekaligus peserta,” lanjutnya.

Secara singkat ia menyatakan bahwa Program JKN-KIS sudah baik dan begitu bermanfaat, namun tentunya masih terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki, misalnya rujukan berjenjang yang harus berbanding lurus dengan kondisi rumah sakit.

Beberapa kebijakan-kebijakan teknis lainnya yang perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan yang tujuannya adalah untuk memberi kemudahan bagi peserta JKN-KIS maupun pemberi pelayanan.

Ia selalu berusaha agar peserta yang datang ke tempatnya dapat ditangani langsung tanpa perlu dirujuk.

Hal tersebut menurutnya juga sesuai dengan keinginan pasien untuk dapat sembuh di tangannya dan merasakan kepuasan mengakses pelayanan kesehatan khususnya bagi peserta yang menggunakan JKN-KIS. (adv)

Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular