Jumat, Juni 21, 2024
BerandaNasionalDPR Bersama Kemdikbudristek Terus Dorong Pemajuan Kebudayaan, Penting Pencatatan PPKD

DPR Bersama Kemdikbudristek Terus Dorong Pemajuan Kebudayaan, Penting Pencatatan PPKD

Tasikmalaya, balipuspanews.com – Pencatatan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) sangat penting dalam pengembangan daerah, sebab kebudayaan menjadi ciri khas sebuah daerah dan menentukan pengembangan ekonomi suatu daerah. Budaya merupakan kekayaan bangsa yang mesti dilestarikan untuk kepentingan nasional sebagai jati diri bangsa Indonesia.

Anggota Komisi X Fraksi Partai Golkar DPR RI, Ferdiansyah mengatakan DPR bersama Kemdikbudristek melalui Ditjen Kebudayaan mendorong Pemerintah Daerah agar melakukan pencatatan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) secara matang.

“Ini penting kita dorong, karena dalam Undang-Undang No. 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, daerah sudah ada wewenangnya masing-masing. Baik itu pusat atau provinsi. Sehingga Kebudayaan menjadi haluan pembangunan nasional,” ucap Ferdiansyah dalam kegiatan Sosialisasi Objek Pemajuan Kebudayaan” yang diselenggarakan Ditjen Kebudayaan Kemdikbudristek berlangsung di Grand Metro Hotel, Tasikmalaya pada Senin (1/8/2022).

“Diharapkan pemerintah daerah juga memiliki peran dalam pencatatan kebudayaan di daerahnya masing-masing. Sehingga tidak hanya menunggu pemerintah pusat untuk menjemput bola,” tambahnya.

Lebih lanjut Ferdiansyah mengungkapkan muatan kondisi faktual kabupaten/kota meliputi identifikasi keadaan terkini perkembangan objek Pemajuan Kebudayaan di daerah tersebut, identifikasi SDM, Lembaga dan Pranata Kebudayaan di daerah tersebut, identifikasi sarana dan prasarana Kebudayaan di daerah tersebut, identifikasi potensi masalah Pemajuan Kebudayaan dan Analisis serta rekomendasi.

Dijelaskannya, ada 4 pilar Pemajuan Kebudayaan yaitu ; Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan. Selain itu juga ada 10 objek Pemajuan Kebudayaan  yaitu ; Adat istiadat, Bahasa, Manuskrip, Olahraga tradisional, Permainan rakyat, Ritus, Seni, Teknologi tradisional dan Tradisi lisan.

“Pemajuan objek kebudayaan dalam melaksanakan pelestarian kebudayaan yang meliputi pelindungan, pengembangan, pemanfaatan serta pembinaan merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan pemerintah. Pemajuan Kebudayaan Nasional berdampak terhadap banyak sektor kehidupan. Berpengaruh terhadap kepribadian, ketahanan, kerukunan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Ferdiansyah yang juga sebagai Sekretaris FPG MPR RI dan Wakil Ketua Bidang Umum FPG DPR RI.

Sementara itu, Filolog perempuan, Sinta Ridwan menilai kegiatan Sosialisasi Objek Pemajuan Kebudayaan sangat penting. Dirinya mengapresiasi perhatian dari Kemdikbudristek dan DPR RI yang terus mendukung Pemajuan Kebudayaan. Selain itu, anak-anak bangsa juga perlu menjadi perhatian untuk terlibat dalam mendukung pemajuan kebudayaan di Indonesia dengan berbagai peran aktif melalui pendidikan dan lainnya.

Corak utama kebudayaan di Kota Tasikmalaya tidak terlepas dengan corak kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya yang sebelumnya merupakan Kabupaten Sukapura serta dahulunya sebagai wilayah pusta Kebataraan Galunggung sehingga corak utama kebudayaannya adalah Kebudayaan Sunda yang didalamnya kental dengan adat yang sarat dengan simbol atau pralambang.

“Hal ini sesuai dengan ajaran leluhur sunda yang tertuang dalam Naskah Sunda Kuno (NSK). Kota Tasikmalaya sebagai salah satu wilayah administratif Provinsi Jawa Barat memiliki keragaman budaya benda dan takbenda,” tutup Sinta Ridwan.

Penulis/editor : Ivan Iskandaria

 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular