Selasa, Februari 27, 2024
BerandaKarangasemDPRD Karangasem Prioritaskan18 Ranperda di Tahun Anggaran 2019

DPRD Karangasem Prioritaskan18 Ranperda di Tahun Anggaran 2019

Karangasem, balipuspanews.com –  Sebanyak 18 Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda) Kabupaten Karangasem bakalan menjadi perioritas di tahun 2019 ini.

Hal ini terungkap ketika I Nyoman Musna Antara salah seorang anggota DPRD Kabupaten Karangasem membacakan laporan badan pembentukan Raperda DPRD Karangasem saat Rapat Paripurna yang dihadiri oleh Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa beserta Forkopinda, seluruh anggota Dewan, Sekda, Kepala OPD dan unsur lainnya.

Adapun beberapa Ranperda yang bakalan jadi prioritas pembahasan diantaranya, Perda Penanggulangan Kemiskinan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Desabilitas, Tentang Pemberhentian Perangkat Desa, tentang pengangkatan Perbekel ada juga Ranperda tentang Pertanggung jawaban anggaran, pencadangan pangan, penyelenggara pariwisata, perda tata ruang Kabupaten Karangasem, Perubahan status kelurahan menjadi desa, kepemudaan dan lain sebagainya.

“Ranperda yang menjadi prioritas ini nantinya akan dibahas per triwulan,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Artha Dipa mengatakan, pokok pokok Ranperda Dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2019 Struktur anggaran menjadi satu kesatuan yang terdiri dari Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Daerah.

BACA :  Sampaikan Ucapan Selamat Galungan, Kuningan dan Nyepi, Bupati Gede Dana dan Wabub Artha Dipa Mengajak Masyarakat Memegang Teguh Tradisi dan Kearifan Lokal

Untuk Anggaran induk tahun 2018 kurang lebih  Rp. 1,561 Triliun, naik 6 persen di anggaran induk tahun 2019 sebesar kurang lebih  Rp. 98,8 Miliar  menjadi Rp.1,6 Triliun. Untuk Anggaran Pendapatan terdiri dari, 276 Miliar naik dari anggaran induk 2018 yang jumlahnya Rp. 234 Miliar.

” Kenaikan Anggaran Pendapatan bersumber dari Pos Pajak Daerah dan lain lain pendapatan yang sah,” kata Artha Dipa.

Sementara itu, untuk Dana Perimbangan tahun 2019 direncanakan Rp. 21,272 Miliar turun 2 miliar (9 persen) dari jumlah sebelumnya kurang lebih  Rp 23 Miliar. Untuk dana alokasi umum (DAU) naik 6 persen tahun 2019 sebanyak kurang lebih  Rp. 728 miliar. Dana alokasi khusus, direncanakan sebanyak kurang lebih Rp. 219 Miliar naik 19 Miliar dibandingkan anggaran induk 2018  sebanyak Rp. 199 miliar. Pendapatan lain lain yang sah Rp. 371 Miliar yang terdiri dari pendapatan hibah Rp.56 miliar, dana bagi hasil pajak prov. Rp. 114 miliar. Dana penyesuaian otonomi khusus Rp.110 miliar dan Bantuan keuangan Rp. 89,9 Miliar sekian.

BACA :  Ucapkan Selamat Galungan, Kuningan dan Nyepi, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika Ajak Masyarakat Mulat Sarira

Untuk Belanja tidak langsung dianggaran tahun 2019 sebanyak Rp. 989 Miliar. Belanja pegawai Rp. 743 Miliar, bayar gaji dan tunjangan insentif pajak dan tunjanga sertifikasi tambahan, penghasilan guru non sertifikasi, pembayaran bunga. Belanja Hibah Rp. 11 Miliar untuk organisasi badan dan klompok masyrakat, Belanja Bansos Rp.25 Miliar. Belanja bagi hasil prov. Rp. 22 Miliar diberikan kepada oemerintah desa serta Belanja bantuan keuangan dan partai politik.

Selain itu, Belanja tidak terduga sebanyak Rp. 4 Miliar untuk menanggulangi kejadian tak terduga. Belanja pegawai Rp. 20 Miliar yang dipergunakan untuk honor upah dalam melaksanakan program. ( igs)

 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular