27.8 C
Denpasar
27/07/2021, 5:53 PM
BaliDenpasardr. I Made Mardika Putra Bali Pernah Dampingi Wapres Boediono dan JK

dr. I Made Mardika Putra Bali Pernah Dampingi Wapres Boediono dan JK

balipuspanews google news

DENPASAR, balipispanews.com – Mendapatkan kesempatan bekerja di Istana Negara sebagai pembantu Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) adalah impian setiap warga negara. Namun sayang, peluang ini sangat terbatas karena seleksi yang sangat ketat di setiap bidangnya.

Banyak posisi yang tersedia, misalnya sebagai pasukan pengawalan, ajudan, staf khusus, menteri hingga menjadi dokter kepresidenan.

Satu-satunya putra Bali yang mengharumkan nama Bali di Istana Negara yaitu Kolonel CKM dr. I Made Mardika, SpPD., MARS, FINASIM, adalah prajurit Angkatan Darat yang berhasil mendapatkan pengalaman langka tersebut.

Prestasi ini tergolong langka, pasalnya selain menjadi incaran para dokter posisi ini juga kuotanya terbatas, hanya bagi mereka yang berprestasi dan memiliki nasib ang mujur mampu berada mendampingi orang nomor II di Tanah Air.

Berdasarkan catatan, Mardika yang saat ini menjabat Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) IX Udayana pernah menjadi dokter Keprisedenan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono (2009-2014).

Tugasnya berlanjut saat pasangan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla (JK) menjabat sebagai pasangan nomor satu di negeri ini (2014-2019). Kegemilangannya mengawal kondisi kesehatan Boediono membuatnya terpilih kembali mengawal kesehatan Jusuf Kalla sekitar tiga tahun.

Sehingga Mardika punya pengalaman delapan tahun atau sewindu di dekat dua wapres berbeda. Ditemui di ruang kerjanya di Kantor Kesdam IX Udayana, beberapa waktu lalu, pria yang kerap disapa dokter Made oleh Jusuf Kalla ini dengan senang hati berbagi pengalamannya.

Kedekatannya dengan dua wapres tersebut semakin erat karena perwira tiga melati di pundak ini dipercaya menjadi dokter pribadi mereka masing-masing di samping tugas pokok sebagai Dokter Kepresidenan.

Mardika mengaku sangat beruntung bisa mendampingi dua wapres berbeda hingga masa jabatan mereka berakhir.

“Tentu lebih banyak suka-nya. Bisa ikut kunjungan kerja ke seluruh daerah dan luar negeri, keluar-masuk Istana Negara, dan yang pasti prestise sebagai satu-satunya dokter tentara dari Bali di antara empat personel,” kata Mardika saat ditanya suka-duka menjadi Dokter Kepresidenan.

Bersama empat koleganya, Mardika secara bergantian berada di dekat Wapres RI selama 24 jam. Selain memeriksa secara rutin Kesehatan RI2, tim dokter juga memastikan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi wapres aman dari ancaman bahaya. Mardika dengan sigap mengecek kandungan makanan setelah dibawakan sampel oleh Pasukan Pengawalan Presiden (Paspampres) bagian “food security”.

Mardika menganggap, menjadi dokter sekaligus prajurit adalah jalan hidupnya. Setelah menamatkan pendidikan di SMA Negeri 1 Denpasar tahun 1986, ia berhasil diterima sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan lulus tahun 1993.

Ia sempat berpikir untuk bekerja di rumah sakit di Bali sambil membuka praktik mandiri. Menjadi tentara bukanlah cita-cita awalnya. Manusia hanya bisa berencana, Tuhan juga yang menentukan.

Begitu mendengar informasi dibukanya seleksi Sekolah Perwira Prajurit Karir (SEPA PK) TNI AD, dr. Made Mardika mendaftarkan dirinya dan berhasil lolos seleksi. Selanjutnya, ia mengikuti pendidikan di Kodiklat TNI AL selama tujuh bulan di Kota Surabaya.

Setelah berpangkat Letnan Dua (Letda) dari Kecabangan Corps Kesehatan Militer (CKM), Mardika menjalani tugas perdana di Kesdam V Brawijaya. Kota Malang dan Madiun memberi kesan tersendiri.

Ya, di Kota Pecel itulah Mardika menemukan jodohnya yang juga anggota Kowad yang sekarang berpangkat sama dengan dirinya, Kolonel Ckm (K) Risma Sinaga, SKM. Pasangan unik, suami-istri berpangkat Kolonel.

Mardika melanjutkan, tahun 1997 dia dimutasi dari Kodam V Brawijaya. Petualangan karirnya di dunia militer memasuki babak baru dengan menjelajah Timor Timur.

Di sela kesibukannya, ia tetap meningkatkan kompetensi kedokterannya dengan melanjutkan pendidikan Spesialis Penyakit Dalam (SpPD) di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang.

Mardika juga menjadi saksi bencana alam maha besar Tsunami Aceh, sebab setelah lulus SpPD, ia dimutasi ke Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh tahun 2004.

Lagi-lagi ia mendapat pengalaman berharga bekerja di kapal rumah sakit USNS Mercy milik Amerika Serikat yang berlabuh sekian mill lepas pantai Aceh. Kapal rumah sakit itu dikirim oleh pemerintah Amerika Serikat untuk visi sosial di Aceh.

Karir Mardika kian moncer. Tahun 2008 untuk kali pertama ia dipercaya menjabat Kepala Rumah Sakit Tingkat IV di Lhokseumawe.

“Tahun 2009 saya dipanggil ke Jakarta ditawari jadi dokter pribadi Wapres merangkap tim Dokter Kepresidenan. Sebagai prajurit saya jawab siap,” kenangnya.

Meski pun dinilai layak oleh atasannya, Mardika harus melewati seleksi tahap akhir, yakni keputusan dari Obyek (Wapres).

“Jadi kita diantar ketemu langsung dengan Obyek. Kalau Obyek menolak, berarti kita gak lolos,” jelasnya.

Sukses mengawal kedua Wapress tersebut, Mardika melanjutkan petualangannya sebagai Kepala Rumah Sakit TK II Pelamonia, Makassar, Wilayah Kodam Hasanuddin dari 2016 sampai Januari 2020, sebelum akhirnya mengemban amanat sebagai Kakesdam IX Udayana.

“Penugasan saya ke Makassar persis setelah pulang dari mendampingi Pak Jusuf Kalla ke Mayo Clinic di Rochester, USA. ‘Beliau bilang; rumah sakit di sini bersih ya, bisa dicontoh’. Ya itu mulainya akhirnya saya jadi Kepala Rumah Sakit Tk II Pelamonia Makassar November 2016,” ungkap Mardika.

Kenangan menjadi dokter pribadi dua wapres merangkap dokter pribadinya adalah kenangan yang selalu terukir dalam perjalanan hidup Mardika.

Menurutnya, kedekatan dengan kedua pemimpin bangsa itu masih terjalin hingga sekarang. Sanak saudara kedua Obyek yang pernah ia kawal juga mengenal Dokter Made dengan baik.

“Kadang kalau ada keluarga beliau ke Bali, sering ngabarin saya,” jelas perwira yang dikenal dekat dengan insan pers ini.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Member of