14/08/2020, 11:13 AM
Beranda Bali Badung Dua Bilik Uji Swab karya Fakultas Teknik Udayana diserahkan ke RSPTN

Dua Bilik Uji Swab karya Fakultas Teknik Udayana diserahkan ke RSPTN

BADUNG, balipuspanews.com Fakultas Teknik Universitas Udayana (Unud) menyerahkan bantuan berupa dua bilik uji swab.

“Kami dari FT Unud menyerahkan bantuan dua bilik uji swab yang merupakan alat kesekian yang disumbangkan ke RSPTN Unud maupun RSUP Sanglah,” ujar Dekan FT Unud Prof. Ngakan Putu Gede Suardana, seusai penyerahan kepada Direktur Utama Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Unud Dr. dr. Dewa Putu Gde Purwa Samatra, Selasa (28/4/2020) di RSPTN Unud, Jalan Rumah Sakit Unud, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Menurutnya, alat yang pertama kali dibuat ini bertujuan untuk mempermudah tenaga medis dalam pengambilan sampel swab dari para pasien yang terjangkit covid-19.

Dirinya menambahkan, alat uji swab itu aman dalam penggunaannya. Dikatakan aman, karena alat yang dirancang oleh adik-adik mahasiswa dibuat tertutup dan hanya tangan yang menjulur keluar terbalut sarung.

“Nyaman karena tenaga medis yang mengambil swab tidak menggunakan APD lengkap, menggunakan APD lengkap itu kan tentu tidak nyaman sekali, mereka hanya menggunakan APD berupa masker, masuk ke bilik, dan bisa melakukan kegiatan pengambilan sampel,” jelas Gede Suardana.

Melalui alat ini, diyakini dapat menghemat penggunaan alat pelindung diri (APD). Karena seperti yang diketahui, APD merupakan barang sekali pakai, sehingga penggunaan bilik ini pula diharapkan dapat mengurangi limbah APD medis.

“Selain itu juga kita melihat adanya keterbatasan APD, jadi penggunaan bilik uji swab ini diharapkan bermanfaat,” imbuhnya.

Gede Suardana berharap alat ini bisa digunakan sebaik dan dapat membantu kelancaran penanganan pasien oleh tenaga media yang bertugas.

“Kami berharap alat ini bisa digunakan sebaik mungkin. Tentu perlu masukan untuk improvement alat ini karena kami bukan orang medis. Jadi dengan keilmuan yang kami miliki, kami akan membantu tenaga medis dengan membuatkan alat-alat yang dibutuhkan,” tandasnya.

Direktur Utama RSPTN Unud, Dr. dr. Dewa Putu Gde Purwa Samatra menyampaikan, dengan adanya bantuan alat ini, diharapkan dapat mempercepat kerja tenaga media dalam pemeriksaan pasien Covid-19.

“Dengan adanya bantuan ini dan alat PCR yang akan segera diinstall, mudah-mudahan dapat menambah cepat pemeriksaan pasien,” harapnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa aktif yang turut mengerjakan alat ini, I Putu Agus Surya Adi Pratama menyampaikan, pengerjaan bilik uji swab ini memakan waktu selama 2 hari.

Bilik uji swab ini dikerjaknnya bersama dua mahasiswa lainnya yakni I Putu Diky dadri Setiawan dan I Putu darmawan.

Mahasiswa semester VI ini menerangkan, komponen pada bilik ini menggunakan bahan besi sebagai rangka agar lebih tahan daripada aluminium, sementara bagian depannya menggunakan akrilik.

“Untuk bagian di depannya menggunakan akrilik daripada kaca, jika terjadi insiden agar tetap aman dan tidak pecah. Komponen lainnya seperti alat elektronik yakni microphone untuk penghubung antara tenaga medis dan pasien, jadi kita berinovasi untuk dapat membuat interaksinya dua arah,” papar Surya.

Surya juga mengaku, untuk pengerjaan satu biliknya menghabiskan biaya sekitar Rp. 4,5 juta.

“Untuk biaya pengerjaan satu biliknya sekitar Rp. 4,5 juta,” kata dia.(art/bpn/tim)

Menghilang dari Rumah, Korban Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai

GIANYAR, balipuspanews.com - Sempat hilang dari rumah, Ni Ketut Dani,49, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai Subak Sudimara, Lingkungan Sema, Kelurahan Bitera,...

Status Tersangka, Ribuan Orang Tanda-tangan Petisi Bebaskan Jerinx SID yang Ditahan di Polda Bali

DENPASAR, balipuspanews.com - Penahanan pengebuk drum Superman Is Dead Gede Ari Astina alias Jetinx SID di Polda Bali menggoncangkan dunia maya. Ribuan orang menandatangi...