Rabu, Oktober 21, 2020
Beranda Editor's Picks Dua KMP Hanyut di Selat Bali

Dua KMP Hanyut di Selat Bali

NEGARA, balipuspanewa.com – Derasnya arus laut di lintasan pelayaran di selat Bali membuat pelayaran kapal terganggu. Bahkan, Rabu (7/10), dua unit kapal motor penumpang (KMP) yang melayani penyebrangan lintas Jawa-Bali hanyut sampai di Perairan Gelung Kori, lingkungan Penginuman, Gilimanuk.

Pertama kapal yang hanyut yakni KMP Dharma Rucitra. KMP yang di nahkodai Supardi itu berlayar dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pukul 07.14.

Saat keluat dari dermaga ponton Ketapang, kapal milik perusahan pelayaran, PT Dharma Lautan Utama itu sempat tertahan karena arus deras. Setelah berhasil melanjutkan pelayaran menuju pelabuhan Gilimanuk, saat mendekati pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 07.45, kapal berubah haluan. Lalu KMP yang memuat 8 unit truk sedang, 3 unit mobil pribadi, dan 3 unit sepeda motor, serta 20 orang penumpang itu hanyut terseret arus.

Upaya nahkoda bertahan agar tidak keluar lintasan pelayaran, gagal karena kekuatan mesin kapal kalah dengan derasnya arus. Baru setelah kapal sampai di perairan Gelung Kori sekitar 3 kilometer dari pelabuhan Gilimanuk, KMP Dharma Rucitra berhasil bertahan.

Tidak lama kemudian KMP Agung Wiliis 1 yang berlayar dari pelabuhan Ketapang pukul 08.05 mengalami masalah. Ditengah pelayaran sekitar pukul 08.38 KMP milik PT Tiga Berlian Timur yang di nahkodai Radian Dwi K mengalami kerusakan mesin. KMP yang membawa 2 unit truk besar, 4 unit truk sedang, dan 3 unit mobil pribadi, serta 5 unit sepeda motor, dan 17 orang penumpang itu lalu hanyut juga sampai di perairan Gelung Kori. Setelah cukup lama bertahan di perairan Gelung Kori, kemudian datang bantuan dari kapal lainya.

Kemudian KMP Dharma Rucita ditarik oleh KMP Satya Kencana dan berhasil sandar pada darmaga ponton Pelabuhan Gilimanuk pukul 10.42. Sementara KMP Agung Wiliis ditarik dengan KMP Tiga Anugrah dan berhasil sandar pada dermaga MB1 pukul 10.59.

“Penyebab dari kejadian tersebut, KMP Dharma Rucitra karena Kapal Slip tidak dapat bergerak maju dan arus kencang ke selatan, sedangkan KMP Agung Wilis mengalami Troble Engine,” ujar Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Gusti Nyoman Sudarsana ketika dikonfirmasi.

Setelah bongkar muatan dan di lakukan pengecekan oleh Syahbandar Gilimanuk terhadap kedua Kapal yang hanyut terseret arus kembali berlayar ke pelabuhan Ketapang dengan tetap ditarik kapal lain guna pengecekan lanjutan.

Penulis/Editor : Anom/Oka Suryawan

- Advertisement -

Kakek Gantung Diri di Gubuk Ditemukan Oleh Cucunya

ABIANSEMAL, balipuspanews.com -Seorang cucu, Putu Darmiati, 23, tidak menyangka menemukan kakeknya, Ketut Sumerta, 65, tewas gantung diri di gubuk sawah di Pondok Subak Munduk...

Kasus Dugaan Pemerkosaan Pelajar, Diduga Terjadi di Lima Tempat Berbeda Oleh 10 Pelaku

BULELENG, balipuspanews.com - Penyelidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur terus berlanjut. Kasus yang korbannya dibawah umur ini dari hasil penyelidikan sementara...
Member of