Dua Minggu Opname Karena Sesak, Desak Andalkan JKN-KIS

Peserta JKN-KIS, Desak Putu Alit
Peserta JKN-KIS, Desak Putu Alit

GIANYAR, balipuspanews.com – Usianya yang sudah melebihi setengah abad, membuat Desak Putu Alit,62, menyadari bahwa ia harus benar-benar menjaga kondisi kesehatan.

Dirinya mengatakan sudah beberapa kali berurusan dengan dokter karena mengidap beberapa penyakit seperti maag, pengapuran tulang dan sesak membuatnya lebih teratur dalam berobat.

Ia merasa pengobatannya selalu lancar dengan dijamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Saat ditemui di rumahnya, Desak menyatakan rasa syukurnya karena setiap berobat menggunakan JKN-KIS, ia tidak mengalami kendala dan menyelesaikan pengobatannya dengan baik hingga kembali sembuh seperti semula.

Meski Ia mengaku awam dan selama ini selalu ditemani oleh keluarganya, tetapi Desak mengetahui bagaimana proses pengobatannya.

Baca Juga :  Sidang Paripurna Istimewa, Peringati Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali

“Saya memang tidak mengikuti perkembangan zaman, saya orang awam apalagi untuk urusan medis, tetapi saya sangat memahami bahwa pada saat berobat, saya tidak mengeluarkan biaya lagi karena semua dijamin penuh Program JKN-KIS,” ungkap Desak.

Desak mengingat kembali ketika Ia menjalani rawat inap selama hampir 2 minggu di salah satu rumah sakit swasta yang berada di Gianyar.

Saat itu penyakit maag yang dideritanya kambuh dan mengalami sesak yang sangat berat, akhirnya Ia dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan.

Selama menjalani proses tersebut, Desak merasakan pelayanan yang nyaman hingga Ia dinyatakan sembuh dan pulang tanpa dibebani biaya tambahan lagi.

“Saya menjalani perawatan lumayan lama, kurang lebih 2 minggu. Saat itu saya merasakan pelayanannya baik dan lancar, satu ruangan berempat tetapi nyaman dan saya tidak mengeluarkan biaya sepeserpun,” tegasnya.

Baca Juga :  Unud Terima Kunjungan Pemda Murung Raya, Kalimantan untuk Kerja Sama

Desak merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dbiayai dari APBD Gianyar. Meskipun hanya dapat menikmati pelayanan di kelas 3, tetapi Ia tetap bersyukur karena dapat menikmati perawatan di rumah sakit manapun yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan tanpa mengurangi kenyamanannya.

“Dengan JKN-KIS yang saya miliki saat ini, saya dapat menikmati pelayanan di rumah sakit swasta juga sesuai dengan rujukan dari puskesmas tempat saya terdaftar, yang terpenting mengikuti petunjuk dari petugas puskesmas atau rumah sakit,” tutup Desak.

Penulis : Gde Candra
Editor : Oka Suryawan