Dua pelaku spesialis curanmor saat dihadirkan di Mapolres Buleleng.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Jajaran Polsek Busungbiu, berhasil membekuk dua pelaku pencurian di sebuah warung di wilayah Kecamatan Busungbiu. Kedua pelaku yakni berinisial KD (37) dan juga SKD (24) warga Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Bahkan dari hasil pemeriksaan terungkap, kedua pelaku juga adalah spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) di beberapa TKP lintas kabupaten.

Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan masyarakat pada Juni 2019 lalu, terkait pencurian rokok di sebuah warung wilayah Kecamatan Busungbiu. Berangkat dari laporan itu, Unit Reskrim Polsek Busungbiu langsung melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan itu, polisi kemudian berhasil menangkap KD dan rekannya SKD di wilayah perbatasan Kabupaten Tabanan dan Buleleng.

Seijin Kapolres Buleleng, Kapolsek Busungbiu, AKP Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, dari hasil pemeriksaan polisi, kedua pelaku akhirnya mengakui pernah mencuri sejumlah rokok pada sebuah warung di wilayah Kecamatan Busungbiu. Bahkan setelah diinterogasi, KD dan SKD juga mengaku pernah melakukan curnamor, di Kecamatan Seririt sebanyak tiga TKP.

Bukan itu saja, aksinya juga dilakukan di Kabuapten Jembarana sebanyak tiga TKP, dan di Pupuan sebanyak 1 TKP. Dan pernah melakukan penjambretan di wilayah Denpasar.

“Ya karena kasus di Busungbiu adalah Tipiring, maka kasus ini kami limpahkan ke Polres Buleleng, mengingat kedua pelaku ini juga pernah mencuri motor lintas kabupaten,” ungkap Kapolsek Agus Dwi Wirawan, Senin (22/7) siang.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus curanmor ini, untuk dapat memastikan apa masih ada TKP lain dari aksi kejahatan kedua pelaku ini. Modus pelaku, yakni menyasar motor yang dalam kondisi kunci nyantol.

“Jadi awalnya mereka berdua (kedua pelaku) mengendarai satu motor untuk mengintai, melihat-lihat motor yang sedang terparkir utamanya yang dalam kondisi kunci nyantol. Kemudian pelaku SKD yang berperan sebagai pengambil motor,” terangnya.

Selanjutnya, motor-motor hasil curian tersebut lantas disembunyikan dikediaman KD di Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Bahkan motor-motor hasil curian itu, dimana plat motornya dirubah serta pelaku mempreteli body motor. Tujuannya, untuk mengelabuhi polisi dan juga warga.

Aksi kejahatan diakui kedua pelaku ini, dilakukan sejak tahun 2017 lalu.

“Saat ini baru ada tiga motor yang berhasil kami amankan sebagai barang bukti. Satu motir dalam kondisi sudah dimutilasi. Sementara barang bukti motor lainnya sebagian sudah berhasil terjual. Kami masih akan kembangkan kasus ini, berkoordinasi dengan Polsek-Polsek lain di seluruh Bali,” tandasnya.

Akibat perbuatannya tersebut, kini kedua pelaku yakni KD dan SKD terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara.