Foto ilustrasi narkoba
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, balipuspanews.com-Dua perempuan jaringan pengedar narkoba yang ditangkap Satresnarkoba Polresta Denpasar, yakni N (31) dan NPS (39) mengaku mendapat pasokan sabu dari A, seorang napi Lapas Kerobokan. Keduanya berperan memecah-mecahkan sabu, menempel dan menerima bayaran sebesar Rp 500.000.

Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan, barang bukti sabu senilai ratusan juta itu milik seorang napi Lapas Kerobokan. Setelah menerima pasokan, tersangka NPS yang tinggal di Jalan Pulau Moyo Denpasar Selatan itu kemudian bertugas menempel paketan sabu tersebut di pinggir jalan.

“Tersangka NPS yang menempel di pinggir jalan melalui perintah A. Biasanya diedarkan di wilayah Denpasar dan Kuta,” kata AKBP Ruddi, Kamis (6/12).

Akibat perbuatannya, kedua tersangka N dan NPS dijerat Pasal 112 (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp 1,2 miliar.

Mendengar dirinya bakal dijerat hukuman berat, N terisak menangis. Dengan nada terbata-bata, N mengaku baru empat bulan mengedarkan SS dan ekstasi. Wanita kelahiran Bekasi itu mengatakan tugasnya hanya memecah dan mengemas barang yang diberikan oleh NPS.

“Kalau yang mengambil dan menempelkan barang dia (NPS),” tuturnya.

Tersangka yang tinggal di Jalan Mekar Jaya, Denpasar Selatan (Densel) mengaku dirinya mendapatkan upah Rp 500.000 jadi kurir narkoba.

“Saya mendapatkan upah Rp 500 ribu usai memecah dan membungkus barang itu. Saya selama ini tidak bekerja, jadi saya terpaksa melakoni pekerjaan ini agar bisa bertahan hidup,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, tersangka NPS dan N ditangkap di lokasi transaksi di areal parkir Mahendradatta Denpasar Barat, Senin (3/12) malam.

Polisi kemudian menggiring ke rumah kos tersangka S di Jalan Pulau Moyo, Denpasar Selatan. Di rumah kos tersebut, polisi mengamankan narkoba sangat banyak, yakni 53 paket SS seberat 313,30 gram dan 504 butir ekstasi. (pl/bpn/tim)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...