Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Dodi Rahmawan, kedua tersangka membobol konter handphone Ratu Cell di Banjar Dajan Peken Desa Mengwitani, Mengwi, Badung, Selasa (28/7/2020) sekitar pukul 06.30 Wita. 
Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Dodi Rahmawan, kedua tersangka membobol konter handphone Ratu Cell di Banjar Dajan Peken Desa Mengwitani, Mengwi, Badung, Selasa (28/7/2020) sekitar pukul 06.30 Wita. 

MENGWI, balipuspanews.com – Dua remaja maling pembobol konter handphone Ratu Cell di Banjar Dajan Peken Desa Mengwitani, Mengwi, Badung dibekuk anggota buser Polsek Mengwi.

Keduanya yakni GSA (19) asal Banjar Tinungan, Desa Apuan Baturiti, Tabanan, dan GBR (19) asal Banjar Dinas Padang Tunggal Kauh, Desa Duda Selat, Karangasem.

Menurut Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Dodi Rahmawan, kedua tersangka membobol konter handphone Ratu Cell di Banjar Dajan Peken Desa Mengwitani, Mengwi, Badung, Selasa (28/7/2020) sekitar pukul 06.30 Wita.

Dalam aksinya, keduanya menjebol genteng toko dengan menggunakan pisau kecil dan gergaji besi. Setelah berada di dalam konter, keduanya menggasak uang hasil penjualan voucher pulsa sejumlah Rp 5.000.000.

Pencurian baru diketahui, pada Selasa (28/7/2020) pagi, setelah saksi pedagang bernama Maffiro akan membuka lapak kuenya di depan toko. Saksi asal Kediri Tabanan curiga melihat ada pecahan genteng didepan toko. Selanjutnya saksi membuka pintu rolling door toko dan melihat banyak debu di dalam toko.

Saksi menghubungi pemilik toko Ardyansyah Syaril Jayaparana (38) dan laporan diteruskan ke Polsek Mengwi.

“Uang hasil penjualan voucher pulsa sejumlah Rp. 5.000.000 hilang dicuri,” kata Kombes Dodi, Jumat (31/7/2020).

Setelah diselidiki, anggota buser Polsek Mengwi dipimpin Kanitreskrim Iptu I Ketut Wiwin Wirahadi memperoleh informasi pelakunya ada 2 orang. Bahkan identitas 2 pelaku sudah dikantongi Polisi.

Dalam pengejaran, Polisi menangkap tersangka GBR di messnya di wilayah Kuta Utara, Rabu (29/7/2020). Disusul kemudian mengamankan tersangka GSA dirumah pacarnya di Banjar Kaja Desa Buduk, Mengwi, Badung.

“Kedua tersangka ini baru lulus dari SMK. Barang bukti sudah diamankan,” ungkap perwira melati tiga dipundak itu.

Hasil interogasi, keduanya mengaku mencuri di konter Ratu Cell, pada Selasa (28/7/2020) sekitar pukul 03.00 Wita. Keduanya sudah berencana mencuri dengan menyiapkan alat alat seperti kendaraan, gergaji, dan pisau.

“Mereka masuk ke dalam konter dengan memanjat pohon kamboja yang ada di sebelah utara konter. Tersangka S masuk ke dalam konter dengan menjebol atap sedangkan B menunggu di luar,” ungkapnya.

Setelah sukses beraksi, uang hasil curian dibagi dua. S mendapat Rp. 3.1 juta dan B mendapat bagian Rp 900.000. Pengakuannya, uang hasil kejahatan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Selain mencuri di konter, keduanya juga pernah mencuri di warung dan mencuri layangan di Desa Buduk, Mengwi. Kasus ini ditangani Polsek Mengwi,” tandas mantan Direktur Narkoba Polda Sulawesi Tengah itu.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan

Facebook Comments