Dua Spesialis Keprok Mobil Asal Ternate “Dilumpuhkan” Satreskrim Poltabes Denpasar

Press conference Polresta Denpasar
Press conference Polresta Denpasar

DENPASAR, balipuspanews.com -Petualangan dua pelaku spesialis keprok kaca mobil berinisial AH,40, dan IR,40, asal Ternate, Maluku Utara berakhir ditangan Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar.

Kedua pelaku diberikan “timah” panas karena berusaha kabur saat mau ditangkap di sebuah penginapan di Jalan Persada Denpasar Barat, Rabu (24/2/2021). Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengaku sudah beraksi di 10 TKP di wilayah Denpasar dan Gianyar.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, menyebutkan, kedua pelaku ini ditangkap atas serangkaian laporan korbannya ke Polisi. Para korban melaporkan kaca mobil yang diparkir pecah dan barang-barang di dalam mobil raib.

Atas laporan tersebut, Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar dipimpin Kanit 1 Iptu Eka Wisada melakukan penyelidikan dan berhasil melacak keberadaan keduanya bersembunyi di sebuah penginapan di Jalan Persada Denpasar Barat, Rabu (24/2/2021).

Baca Juga :  Percepat Penurunan Stunting, TP PKK Denpasar Salurkan Bantuan 100 Lebih Paket PMT

“Keduanya melawan saat ditangkap dan diberikan tindakan tegas terukur di kedua kakinya,” tegas Kombes Jansen, Sabtu (27/2/2021).

Dalam aksinya, kedua pelaku memiliki peran masing-masing. Pelaku AH bertindak mensurvei lokasi. Residivis asal Kota Ternate Tengah itu dulunya pernah divonis 3 bulan penjara pada Tahun 2007 karena terlibat kasus yang sama di wilayah Badung.

“Sedangkan pelaku IR bertugas sebagai pencongkel atau memecahkan kaca mobil,” bebernya.

Sementara barang hasil curian di dalam mobil beraneka ragam ada handphone, uang hingga barang barang elektronik. Barang hasil curian itu dijual ke Ternate melalui titipan keluarganya yang datang ke Bali.

Mantan Wakapolres Badung ini mengatakan, aksi yang dilakukan kedua pelaku sudah berlangsung sejak Desember 2020 lalu di wilayah hukum Denpasar dan Gianyar. Sebelum beraksi keduanya keliling mensurvei lokasi.

Baca Juga :  Pemkab Tabanan Terima Exit Meeting Tim Pemeriksa Pendahuluan BPK RI Perwakilan Provinsi Bali

“Begitu ada sasaran langsung bertindak cepat memecahkan atau mencongkel kaca mobil dan membawa kabur barang-barang di dalam mobil,” terangnya.

Dari pengakuan keduanya tersebut, mereka telah beraksi di 10 TKP menyasar mobil yang ditinggal pemiliknya saat parkir dipinggir jalan. Dari 10 TKP tersebut, salah satu korbannya mengalami kerugian Rp50 juta yakni I PM. Kejadiannya terjadi di Jalan Tukad Musi VI, Denpasar Selatan, 24 Januari 2021 lalu.

Para pelaku memecahkan kaca kiri belakang mobil CRV milik korban dan menggasak sebuah tas kulit warna hitam yang berisikan token BCA, anting-anting berlian, surat-surat perusahaan yang kerugiannya mencapai 50 juta.

Sementara untuk kejadian di Wilayah Hukum Polres Gianyar terjadi di area Parkir Restoran Layana Br. Goa, Ds. Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, 17 Februari 2021 lalu. Korbannya RE melaporkan kaca mobilnya pecah dan pelaku menggasak barang-barang di mobil berupa sebuah Laptop yang sudah dikirim ke Ternate.

Baca Juga :  Seminggu Ops Zebra, Ada 3 Polres Tercatat Alami Peningkatan Kecelakaan Lalu Lintas

“Jadi, dalam aksinya ini kedua pelaku mencongkel atau memecahkan kaca pintu mobil dengan menggunakan obeng,” tegasnya.

Sementara barang bukti yang diamankan dari pelaku yakni sebuah HP Merk Samsung J7, 1 unit SPM Honda Vario hitam DK 2575 AL yang digunakan untuk beraksi.

“Keduanya kami jerat dengan Pasal 363 KUHP ancaman 7 tahun penjara,” terang Kombes Jansen mengakhiri.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan