Dua Tahun Pemerintahan Kabinet Merah Putih, KemenPPPA Dorong Peningkatan Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045

- Advertisement -
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Pemerintah untuk terus memperluas akses dan kesempatan bagi perempuan di berbagai sektor. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi percepatan pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Menteri PPPA, Arifah Fauzi saat Konferensi Pers “Dua Tahun Gerak Bersama untuk Perempuan Berdaya dan Anak Terlindungi Menuju Indonesia Emas 2045” di KementerianPPPA, Jakarta, Selasa (27/10).

Arifah menyebut banyak perempuan ingin bekerja, mengembangkan usaha atau menjadi pemimpin, tetapi kesempatan mereka belum selalu sama. Berbagai hambatan masih dihadapi kaum perempuan, seperti kesulitan mendapatkan pekerjaan, mengakses permodalan hingga memasarkan produk usaha.

Oleh karena itu, menurut Arifah pemerintah terus berupaya membuka kesempatan yang lebih luas lagi bagi perempuan.

Arifah mengungkapkan upaya tersebut kini mulai ada hasil nyata. Kesenjangan upah antara laki-laki dan perempuan tercatat menurun dari 21,89 persen pada 2024 menjadi 20,27 persen pada 2025 atau berkurang sebesar 1,62 persen.

“Hasilnya mulai terlihat. Kesejangan upah antara laki-laki dan perempuan menurun dari 21,89 persen pada tahun 2024 menjadi 20,27 persen pada tahun 2025,” tutur Arifah.

BACA :  Semangat Sumpah Pemuda Ajarkan Pentingnya Bersatu untuk Bersama-sama Memperjuangkan Masa Depan

Selain penurunan angka kesenjangan upah, tingkat partisipasi perempuan yang menduduki posisi manajerial juga meningkat dari 35,49 persen menjadi 36,68 persen.

Menurut Arifah, capaian ini menjadi bukti awal bahwa kesempatan perempuan dalam dunia kerja dan kepemimpinan mulai menunjukkan perbaikan.

Dia menegaskan perubahan yang baik tersebut merupakan hasil kerjasama banyak pihak dan Kementerian PPPA ikut mendorongnya melalui kebijakan, kerja sama, dan berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan.

Arifah mencontohkan di Yogyakarta sebanyak 102 perempuan mengikuti kegiatan penguatan usaha dan dari kegiatan tersebut 10 pelaku usaha memperoleh nomor induk berusaha dan terjalin hubungan membuka akses pasar yang luas. *

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular