Jumat, Oktober 30, 2020
Beranda Bali Gianyar Dua Tahun Pimpin Gianyar, Selain Surplus Beras 40 Ribu Ton Pertahun, Bupati...

Dua Tahun Pimpin Gianyar, Selain Surplus Beras 40 Ribu Ton Pertahun, Bupati Mahayastra Sabet Segudang Penghargaan

GIANYAR, balipuspanews.com- Bupati Gianyar Made Mahayastra bersama wakil bupati AA Gede Mayun menunjukan prestasi mentereng selama dua tahun memimpin Kota Seni Gianyar sejak dilantik 20 September 2018 lalu.

Salah satu bukti nyata keberhasilan kepemimpinan yang dikenal warga Gianyar dengan sebutan paket AMAN itu adalah adanya surplus 40 ribu ton beras pertahun. Hal itu disampaikan dalam penyampaian pencapaian dua tahun kepemimpinan AMAN di halaman belakang kantor bupati Gianyar, Minggu (20/9/2020).

Sukses bupati Mahayastra menghidupkan sektor agraris tersebut sesuai dengan misi pertama paket AMAN yaitu membangun pertanian yang produktif, efisien dan mandiri. Hal ini diwujudkan dengan ditetapkannya Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang merupakan suatu pondasi untuk menjaga lahan pertanian di Kabupaten Gianyar.

Perda tersebut menunjukan keberpihakannya kepada petani, khususnya lahan pertanian yang termasuk dalam LP2B akan mendapatkan subsidi dari pemerintah, berupa pupuk, bibit dan lainnya untuk mendukung pertanian.

Dalam setahun surplus beras 40 ribu ton itu tidak lepas dari semangat petani yang dalam setahun bisa sampai tiga kali bercocok tanam dengan luas lahan diatas 80 persen.

Selain itu, juga telah dicanangkan PUSPA AMAN (Pusat Pangan Alami, Mandiri, Asri dan Nyaman) yang memiliki prinsip Integrasi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang didukung pemangku kepentingan lintas sektor untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Dalam kesempatan itu, bupati Mahayastra juga menyampaikan keberhasilan lima misi lainnya.

Misi kedua, yaitu membangun pariwisata yang inklusif dan berbasis budaya. Diwujudkan dengan membangun pondasi pariwisata, infrastuktur yang baik sehingga dapat mewujudkan desa-desa wisata, yang saat ini telah dikukuhkan 24 desa sebagai Desa Wisata.

Ini bertujuan mensejahterakan masyarakat desa, memajukan usaha kecil dan mikro, menjaga tradisi dan kearifan lokal desa tersebut dan tentunya untuk menggerakkan sektor perekonomian masyarakat di desa.

Selain itu, diterapkan kebijakan peningkatan kualitas manajemen obyek wisata di Kabupaten Gianyar yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar dengan mengadopsi teknologi informasi. Penerapan sistem baru ini diterapkan di obyek wisata Tirta Empul sehingga kini Tirta Empul sebagai salah satu sumber pendapatan tertinggi dari retribusi pariwisata.

Misi Ketiga, meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas berwawasan lingkungan. Diwujudkan dengan mendirikan pasar umum Sukawati dengan dana 200 miliar lebih, Pasar Umum Gianyar dengan dana 250 miliar. Pembangunan pasar bertujuan menggerakkan roda perekonomian di Kabupaten Gianyar, dan agar tidak kalah saing dengan pasar modern.

Selain pembangunan pasar, Kabupaten Gianyar juga telah meresmikan pembangunan Air Minum Dalam Kemasan yang terbesar di Bali. Ini diharapkan menjadi sumber mata pencarian baru untuk meningkatkan ekonomi di Kabupaten Gianyar yang selama ini hanya tertumpu di sektor pariwisata.

PAD dari Air Minum Dalam Kemasan tersebut nantinya akan dimanfaatkan salah satunya sebagai sumber pemberian bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Gianyar.

Selain itu, Kabupaten Gianyar berhasil menjadi tuan rumah piala dunia U-20 tahun 2021, ini akan menjadi salah satu penggerak roda perekonomian di Kabupaten Gianyar tahun 2021 dan ini telah diwujudkan juga dengan renovasi Stadion Dipta dengan nilai 200 Miliar lebih dari dana APBN pada tahun 2020.

Misi Keempat, mengembangkan SDM yang berintegritas dan berdaya saing tinggi. Ini diwujudkan dengan membangun sekolah Paud, TK, SD, dan SMP Hindu.

Pembangunan gedung-gedung sekolah yang memiliki standar internasional sehingga anak-anak nyaman dan aman belajar di sekolah. Juga dilakukan pelatihan dan peningkatan kemampuan kerja, baik melalui penguatan PKK oleh tim penggerak PKK maupun pelatihan keterampilan lainnya oleh OPD terkait.

Misi Kelima, mewujudkan penguatan desa adat yang bertumpu pada nilai-nilai adat, budaya dan Agama Hindu. Desa Adat sebagai garda penjaga kebudayaan Bali  turut menjadi perhatian utama Pembangunan Kabupaten Gianyar yang dikembangkan dan dikuatkan.

Penguatan dilakukan dengan revitalisasi wantilan pura ataupun balai banjar, pembangunan kantor Majelis Desa Adat Kabupaten Gianyar, bantuan kepada sekaa gong, jaminan kesehatan untuk para seniman, sulinggih, bantuan upacara ngaben, bantuan-bantuan pelaksanaan “karya” dan yang menjadi terobosan terbaru adalah pemeliharaan benda-benda sakral “Ngodakin Tapakan Ida Betara”.

Misi Keenam, meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan publik. Ini diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur seperti taman kota yang dipercantik, lapangan Astina Gianyar yang dibuat dengan fasilitas pendukung yang baik untuk memberikan ruang publik, pembangunan rumah sakit baru di Payangan dan revitalisasi rumah sakit Sanjiwani Gianyar dengan anggaran 300 Miliar.

Pembangunan Puspem Payangan yang diharapkan bisa menjadi contoh kecamatan lain dalam memberikan kemudahan pelayanan terhadap masyarakat, pembangunan dan penataan jalan, modernisasi layanan dengan memanfaatkan teknologi informasi sesuai dengan sistem pemerintahan berbasis elektronik dan lain-lainnya.

Selain sukses menjalankan enam misi tersebut, selama dua tahun kepemimpinan AMAN, sederet penghargaan bergengsi juga berhasil diraih seperti Bupati Gianyar Raih Top Pembina BUMD 2020, disusul PAM-TS Gianyar Raih Top BUMD Award; Bupati Mahayastra Terima Penghargaan Dari BPS, Respon rate SP Online Tertinggi di Bali; Gianyar Raih IPKM Tertinggi Kab/Kota se-Indonesia; Gianyar Raih Penghargaan Pengelola Dana Desa 2019; Penghargaan Swasti Saba Wistara Kabupaten/Kota Sehat; Opini WTP 6 kali berturut-turut; Penghargaan Kategori Lembaga Pada Anugerah Kebudayaan tahun 2019; 10 Besar Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik se-Indonesia; serta ditetapkannya Gianyar sebagai kota kerajinan dunia.

Pada kesempatan tersebut Bupati kader PDIP tersebut juga menyerahkan dana bantuan bencana kepada 31 orang penerima dengan total nilai 331,135 juta rupiah. Juga diserahkan penghargaan bagi 7 hotel yang telah membantu Pemkab Gianyar dalam karantina PMI. Pada kesempatan yang sama juga diluncurkan aplikasi layanan digital kesehatan RSU Payangan.

“ Untuk RSUD Sanjiwani, saya beri ultimatum tahun depan harus sudah menerapkan konsep layanan digital,” kata Bupati Mahayastra.

Di akhir pemaparannya, Bupati asal Malinggih Paayangan ini mengatakan, seharusnya tahun 2020 ini PAD Gianyar diatas Rp 1 triliun. Namun, dengan adanya pandemi ini, target PAD mengalami penyesuaian.

“ Yang penting, saat ini kita fokuskan pada keselamatan masyarakat, pemulihan ekonomi, dan jaring pengaman sosial bagi masyarakat Gianyar,” pungkas mantan ketua DPRD Gianyar ini.

Acara penyampaian pencapaian selama dua tahun kepemimpinan AMAN dihadiri seluruh kepala OPD, pimpinan DPRD Gianyar beserta jajaran, Forkopimda, dan undangan lainnya.

Acara penyampaian capaian dua tahun kepemimpinan Bupati-Wabup ini sesuai dengan amanat UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, bahwa kepala daerah wajib menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada pemerintah pusat.

Juga memberikan keterangan pertanggungjawaban kepada DPRD dan menyampaikan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada masyarakat.

Untuk membawa Kabupaten Gianyar ke masa keemasan, pasangan AMAN memiliki visi sesuai janji politiknya yaitu, Terwujudnya Masyarakat Gianyar Yang Bahagia, Sejahtera, Aman dan Damai, Mandiri, Berintegritas Berlandaskan Tri Hita Karana Melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana.

Dalam mewujudkan visi tersebut, pasangan Made Mahayastra dan Agung Mayun menetapkan enam misi yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Gianyar tahun 2018-2020.

PENULIS/EDITOR : Oka

- Advertisement -

Bayi Yang Dibuang, Lahir Di Kamar Mandi

NEGARA,balipuspanews.com- Kedua orang tua bayi perempun yang dibuang di bale bengong panti asuhan Giri Asih, Melaya, sudah diamankan polisi. Dari keterangan sementara, bayi hasil hubungan...

Usut Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke Separatis Papua

JAKARTA, balipuspanews.com - Praktik jual beli senjata ilegal ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob harus diselidiki secara tuntas...
Member of