Dua Wasit Sepak Bola Asal Buleleng Bertugas Pada PON Papua

Dua wasit sepakbola asal Buleleng yang dilepas langsung oleh Ketua Askab PSSI Buleleng, Gede Suyasa, di Kantor Bupati Buleleng
Dua wasit sepakbola asal Buleleng yang dilepas langsung oleh Ketua Askab PSSI Buleleng, Gede Suyasa, di Kantor Bupati Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Ada yang menarik dari gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang dilaksanakan di Papua. Pasalnya dua orang wasit sepakbola asal Buleleng, akan bertugas pada perhelatan olahraga nasional itu.

Kedua orang wasit itu selama ini telah digembleng lewat pelatihan wasit yang diselenggarakan oleh PSSI. Kedua wasit itu dilepas oleh Ketua Askab PSSI Buleleng, Gede Suyasa, di Kantor Bupati Buleleng, pada Jumat (24/9/2021) pagi.

Wasit yang mendapat tugas memimpin pertandingan sepakbola di Papua adalah Muhammad Kurnia Effendi yang bertugas pada cabang olahraga sepakbola putri, serta Selamat Raharja yang akan bertugas pada cabang olahraga sepakbola putra.

Salah satu wasit, Selamat Raharja mengatakan tak banyak wasit yang dipanggil bertugas pada PON Papua. Untuk cabang olahraga sepakbola putri misalnya. Hanya ada 12 orang yang dipanggil. Sementara pada cabang olahraga sepakbola putra, ada 24 orang yang dipanggil bertugas.

Baca Juga :  Serahkan Achmad Bakrie Award, Puan Apresiasi Dedikasi Dokter Tanggulangi Covid-19

“Persiapan kami hanya menjaga stamina dengan latihan rutin. Kami sangat bersyukur bisa diberi kesempatan memimpin pertandingan pada PON Papua,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa menyampaikan kedua wasit itu telah mendapat pelatihan sejak lama. Mereka juga telah mengikuti pelatihan wasit baik itu mulai pelatihan wasit dengan lisensi C3 di tingkat kabupaten, hingga mengantongi lisensi C1 nasional.

“Wasit-wasit ini merupakan salah satu hasil program pelatihan wasit yang kami lakukan beberapa tahun lalu. Selama ini mereka sudah memimpin liga nasional, dan sekarang akan memimpin pertandingan PON. Kami harap mereka bisa bertugas sebaik mungkin,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan