Keterangan Foto : Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Inggris Rob Fenn saat bertemu dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra membahas rencana kerja sama, Kamis (6/12) di Denpasar.
Keterangan Foto : Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Inggris Rob Fenn saat bertemu dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra membahas rencana kerja sama, Kamis (6/12) di Denpasar.
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, Balipuspanews.com – Pengembangan ekonomi kreatif di Kota Denpasar memang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Denpasar dibawah kepemimpinan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara. Beragam inovasi pengembangan ekonomi kreatif telah dilakukan dengan melibatkan seluruh jajaran OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri, sehingga berbagai negara di dunia telah menjalin kerjasama untuk penguatan sektor tersebut, tak terkecuali Negara Inggris. Kedatangan Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Inggris Rob Fenn  menemui Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra juga membahas rencana kerja sama terkait pengembangan ekonmi kreatif berbasis budaya yang menjadi daya tarik tersendiri masyarakat di Inggris. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Denpasar, Kamis (6/12). Nampak hadir, Asisten III membidangi Administrasi Umum, IGN Eddy Mulya, dan jajaran OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik rencana kerjasama tersebut, dan antusias dalam melihat peluang-peluang kerjasama yang tentunya akan memberikan dampak positif untuk masyarakat dan hubungan internasional. “Strategi World Heritage City memang menjadi prioritas kami, dan para wisatawan juga harus  tau banyak tentang kebudayaan Bali,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan, pengembangan ekonomi kreatif  di Kota Denpasar bahkan sudah diakui dunia, salah satunya saat Delegasi World Bank berkunjung ke Tukad Bindu yang notabena merupakan salah satu program pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya dan partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Inggris Rob Fenn  menyampaikan kekagumannya dengan Pemkot Denpasar yang dinilai memiliki program pengutan heritage yang luar biasa. “Aspek yang paling penting adalah kerjasama, saya sangat tertarik dengan co’working space, maker space dan f ekosistem yang menjadi fokusnya,” ungkapnya. Pihaknya berharap, Kota Denpasar mau menjalin kerjasama mengingat masyarakat Inggris dan Bali memiliki kesamaan konsistensi dalam penguatan ekonomi kreatif, (rls/bpn/min).

Advertisement

Tinggalkan Komentar...