Duta Besar Selandia Baru untuk Republik Indonesia, Dr. Jonathan Austin saat berbincang dengan Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra dalam lawatannya di Graha Sewaka Dharma Denpasar, pada Jumat (20/9).
Duta Besar Selandia Baru untuk Republik Indonesia, Dr. Jonathan Austin saat berbincang dengan Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra dalam lawatannya di Graha Sewaka Dharma Denpasar, pada Jumat (20/9).
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, Balipuspanews.com -Duta Besar Selandia Baru untuk Republik Indonesia, Dr. Jonathan Austin berkesempatan mengunjungi Kota Denpasar pada Jumat (20/9) siang. Dalam lawatannya Dr. Jonathan Austin diterima langsung oleh Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi  oleh Asisten Pemerintahan & Kesra Setda Kota Denpasar, I Made Toya dan sejumlah perwakilan OPD dilingkungan Pemkot Denpasar di Graha Sewaka Dharma, Denpasar.

Berbagai isu dibahas oleh Dr. Jonathan Austin bersama Walikota Rai Mantra dalam pertemuan yang dibalut suasana hangat itu diantaranya mengenai pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar, mulai tentang penataan kota, kependudukan dan pembangunan infrastruktur serta pengelolaan lingkungan.

Dr. Jonathan Austin bersama Walikota Rai Mantra dalam pertemuan yang dibalut suasana hangat

Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik kedatangan Duta Besar Selandia Baru untuk Republik Indonesia, Dr. Jonathan Austin ke Kota Denpasar. “Kunjungan ini menjadi momen penting bagi Pemkot Depasar dalam membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak di lingkup internasional. Tentunya ini dapat disikapi ke depannya melalui kerjasama lebih lanjut diberbagai bidang antara kedua belah pihak demi kemajuan kesejahteraan bersama” ujar Walikota Rai Mantra.

Sementara, Duta Besar Selandia Baru untuk Republik Indonesia, Dr. Jonathan Austin mengaku sangat kagum dengan visi kreatif berbudaya yang diterapkan disetiap derap pembangunan di Kota Denpasar. “Tentu hal ini menjadi langkah yang tepat diambil Pemkot Denpasar dalam menjaga tradisi dan warisan budaya serta juga melakukan pendekatan budaya dalam sistem birokrasi pemerintah kota.

Menyimak penjelasan dari Walikota Rai Mantra, pihaknya mengagumi berbagai terobosan program yang dilakukan Pemerintah Kota Denpasar yang mempertahankan kearifan lokal serta mengajak partisipasi luas masyarakat seperti Revitalisasi Pasar Tradisional, Revitalisasi Sungai, Program Penguatan Seni Budaya serta penerapan Peraturan Walikota No 36 Tahun 2018 Tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik yang telah berjalan secara berkesinambungan dan telah diapresiasi oleh sejumlah kalangan baik ditingkat nasional maupun internasional. “Ada satu hal yang kagumibdan tertarik dengan program pembangunan di Kota Denpasar yakni mengkolaborasikan antara kemajuan teknologi dengan budaya tradisional. Kami siap membantu dan bekerja sama dengan Pemkot Denpasar dalam membangun jejaring serta  meningkatkan strategi pembangunan di berbagai bidang” ujar Dr.Jonathan Austin, (rls/bpn).