Kedua oknum siswa yang berantem dan orang tuanya dipanggil Kepsek diberikan pengarahan
Kedua oknum siswa yang berantem dan orang tuanya dipanggil Kepsek diberikan pengarahan
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA, balipuspanews.com – Kasus siswa SMP berkelahi kembali mengebohkan jagat dunia maya. Kali ini dua siswa SMPN 1 Banjarangkan, Kabupaten Klungkung terlibat duel, sepulang sekolah. Video mereka viral di media sosial (Medsos).

Kepala SMPN 1Banjarangkan I Nengah Suradnya pun langsung bertindak cepat. Suradnya memanggil dua siswa yang terlibat duel, DG (14) dan SM(14) serta orang tua masing-masing, Senin (9/9/2019).

Mereka dikumpulkan di ruang kepala sekolah guna mencari tahu duduk persoalan yang sebenarnya. “Saya baru dapat videonya. Ini saya mau tanya dulu seperti apa peristiwanya. Sebab, informasinya peristiwa itu terjadi hari Sabtu, di luar jam sekolah,” tandas Suradnya.

Selain dihadiri orang tua masing-masing siswa, pertemuan itu juga dihadiri pihak kepolisian dari Polsek Banjarangkan, pengawas sekolah Made Arnawa. Informasi yang berhasil dikumpulkan, perkelahian itu bermula, DG secara tidak sengaja melempar sandal dengan tangan dan tidak mengetahui ada salah satu temannya, SM sehingga mengenai kepala SM, Kamis (5/9/2019).

SM tidak terima hal tersebut, keduanya sempat terlibat ketegangan. Hingga ketegangan itu memuncak pada Sabtu (7/9/2019), pulang sekolah keduanya saling tantang dan terlibat duel di Jalan Semagung, Desa Tusan. Sayangnya Perkelahian mereka malah  direkam salah seorang teman mereka. Patalnya lagi sempat di upload di youtube sehingga perkelahian antar pelajar SMPN 1 Banjarngkan ini menjadi viral.

Akibat perkelahian itu, baik DG maupun SM sama-sama mengalami luka dibagian wajah. Rencananya kedua siswa itu akan dipanggil Kapolsek Banjarangkan AKP Ketut Suaka Purnawasa untuk diberikan pembinaan lebih lanjut.

Sementara salah seorang Guru Olahraga di SMPN 3 Dawan Komang Suprapta menyayangkan kejadian tersebut. “Saya minta kepada pihak sekolah agar mengarahkan anak anak yang suka berantem untuk menekuni oleh raga Taekwondo atau Tinju, sehingga nantinya anak tersebut malah bisa dikirim mewakili Klungkung diajang Porseni Pelajar dan Porprop Bali agar Hobby anak tersebut tersalur dengan baik,” kritiknya. (Roni/bpn/tim)