Ilustrasi KIS (Istimewa).
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Mencuat kabar cukup mengejutkan di kalanngan masyarakat desa Anturan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Salah seorang Kepala Dusun (Kadus) berinisial KS diduga nekat membakar sejumlah kartu jaminan kesehatan, Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik warganya.

 

Informasi dihimpun, konon alasan KS nekat membakar KIS sebanyak 21 keping itu, lantaran kalah dalam pemilihan perbekel (Pilkel) serentak digelar bulan Oktober 2019 lalu. Belum diketahui alasan pasti kenapa KIS milik warga jadi sasaran kekesalan KS.

 

Perbekel Desa Anturan, I Made Budi Arsana saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

 

Imbuh Perbekel Budi, pihaknya pertama kali mendengar kabar tak sedap itu, ketika digelar upacara Ngenteg Linggih di Pura Desa setempat belum lama ini. Lalu, pada Kamis (14/11), pihaknya sudah berupaya memanggil KS untuk mendengarkan kebenaran dari informasi itu.

 

“Kita sudah panggil yang bersangkutan (KS), dan sudah mengaku. Namun dia siap bertanggung jawab dengan membuatkan kembali kartu KIS warga dibakar itu,” kata Perbekel Budi, Senin (18/11) malam.

 

Disinggung motif pembakaran KIS, menurut Perbekel Budi, lantaran KS kalah saat Pilkel digelar bulan Oktober lalu.

 

“Rencananya, besok (19/11) saya akan konsultasi dulu dengan Dinsos Buleleng untuk mengetahui secara detail 21 KIS milik warga tersebut. Saya pun sudah tegaskan dan meminta KS untuk segera membuat ulang KIS dengan mengurusnya ke BPJS Kesehatan. KIS itu dokumen negara. Ya, jangan dianggap enteng,” tandasnya.