Photo Ilustrasi
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Kadek YB (16) terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian lantaran telah mengelabui orangtuanya sendiri.

Pria yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP berhasil ditangkap oleh aparat reskrim Polsek Seririt pada Kamis (5/4) sekitar pukul 14.00 wita.

Informasi dihimpun, tersangka YB nekat menggadaikan sepeda motor Yamaha Jupiter MX dengan nomor polisi DK 8557 VP yang diberikan oleh orangtuanya untuk membeli drone.

Namun, dihadapan orangtuanya, Kadek YB mengaku jika motor tersebut telah hilang, ketika diparkir di halaman sekolahnya.

Dengan polosnya, orangtua Kadek YB pun bergegas melaporkan informasi yang diberikan oleh anaknya itu ke Polsek Seririt, untuk ditindaklanjuti.

Praktis, polisi yang menerima laporan ini begegas melakukan penyelidikan.

Seijin Kapolres Buleleng, Kanit Reskrim Polsek Seririt, Iptu Abdul Aziz membenarkan pihaknya menerima laporan atas hilangnya sepeda motor milik Kadek YB.

Setelah diusut, motor tersebut rupanya bukannya hilang, melainkan telah digadaikan oleh Kadek YB sendiri di Desa Tungguwisia, Kecamatan Seririt, Buleleng.

“Pelaku (Kadek YB) menggadaikan motor itu pagi-pagi sebelum ke sekolah. Nah pas pulang dari sekolah, pelaku mengatakan pada orangtuanya jika motor tersebut telah hilang. Orangtuanya melapor ke Polsek Seririt, setelah diselidiki ternyata motor itu digadaikan oleh anaknya sendiri,” ungkap Iptu Abdul Aziz saat dihubungi melalui saluran telepon seluler pada Minggu (15/4).

Dihadapan polisi, Kadek YB pun telah mengakui perbuatannya, jika motor pemberian orangtuanya itu terpaksa digadai dengan alasan untuk membeli drone.

Nah, melihat usia Kadek YB masih dibawah umur, aparat Polsek Seririt kemudian hanya memberikan sanksi teguran.

“Drone itu sudah dia beli via online dari hasil pengadaian motor. Ada bukti tranfernya melalui ATM salah satu bank. Yang bersangkutan kini telah dikembalikan pada orangtuanya,” tutupnya.

Tinggalkan Komentar...