Kamis, Juni 20, 2024
BerandaBadungDukung Pelaku UMKM, DiskopUKMP Fasilitasi Kemudahan Perizinan Berusaha UMKM

Dukung Pelaku UMKM, DiskopUKMP Fasilitasi Kemudahan Perizinan Berusaha UMKM

BADUNG, balipuspanews.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DiskopUKMP) Kabupaten Badung kembali menunjukkan dukungannya kepada pelaku UMKM di Bumi Keris.

Selain meringankan bunga pinjaman, Pemkab juga membantu memfasilitasi kemudahan Perizinan Berusaha UMKM.
Hal ini terlihat, pada Senin (10/6/2024) di Ruang Rapat Cempaka Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung.

Acara yang bertujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha mikro dalam pemenuhan perizinan berusaha ini diikuti 30 peserta, diantaranya adalah pelaku usaha mikro dan calon wirausaha yang ada di Kabupaten Badung. Acara ini pun dibuka secara resmi oleh I Made Widiana, S.Sos. M.Si selaku Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DiskopUKMP) Kabupaten Badung.

I Made Widiana, S.Sos. M.Si selaku Kepala DiskopUKMP Kabupaten Badung mengatakan pelaksanaan fasilitas perizinan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Badung, saat ini melibatkan narasumber dari berbagai pihak dalam mengedukasi pentingnya izin berusaha bagi pelaku usaha.

“Hari ini kita melaksanakan fasilitas perizinan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Badung dengan melibatkan narasumber dari berbagai pihak, salah satunya BPOM dalam memfasilitasi terkait izin produksi dan masa berlakunya. Izin ini sangat diperlukan sekali agar produk UMKM bisa diterima di pasar,” ujarnya.

BACA :  Polresta Serahkan Bantuan Air Bersih Berupa Sumur Bor di Banjar Seblanga

Selebihnya Ia menekankan bahwa, pelaku usaha mikro yang tidak memiliki izin berusaha, akan susah mendapat pangsa pasar, sehingga produk yang ditawarkan akan susah dipromosikan nantinya, sebab tidak memiliki label izin usaha.

“Apabila pelaku usaha tidak memiliki izin tentu tidak akan bisa diterima pasar. Perizinan ini memegang peranan sangat penting dalam memegang pasar, apabila produk yang sudah dilengkapi izin, harapannya dapat memperluas produknya,” pungkas I Made Widiana, S.Sos. M.Si.

Salah satu narasumber dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar yakni Putu Ekayani menegaskan bahwasannya, produk kosmetik, obat tradisional dan makanan itu wajib memiliki izin BPOM. Serta pihaknya akan membantu pelaku usaha di Kabupaten Badung dalam izin berusaha.

“Saat ini di BPOM ada badan pendampingan UMKM, jadi bisa bersinergi dengan program pemerintah yang ada di Kabupaten Badung untuk kita fasilitasi, baik dari pengujian maupun izin edar. Nah, disini nanti kita dampingi dari awal proses sampai izin edar terbit,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, DiskopUKMP Kabupaten badung mengajak para pelaku usaha dan calon wirausaha agar memahami pentingnya izin berusaha, legalitas dalam peredaran produk, dan juga membantu memfasilitasi pelaku UMKM mendapatkan NIB.

BACA :  Bawa Tema Kepahlawanan I Gusti Ngurah Rai, Ratusan Seniman Lintas Generasi Jadi Duta Badung dalam Pembukaan PKB XLVI 2024

Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular