Rabu, Februari 28, 2024
BerandaBulelengDukung Pengelolaan Sampah, Sejumlah TPS3R Akan Dibangun di Buleleng

Dukung Pengelolaan Sampah, Sejumlah TPS3R Akan Dibangun di Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Sejumlah desa di Kabupaten Buleleng diusulkan agar dibangun Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Usulan tersebut dilayangkan ke Kementerian PUPR untuk mengurangi timbunan sampah di TPA Bengkala.

Sebagai tindaklanjut usulan terkait maka TIM Teknis dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bali pun nampaknya telah memulai melakukan verifikasi ke 10 lokasi atau desa yang diusulkan, seperti yang terlihat di Setra Desa Adat Buleleng, Rabu (6/12/2023) siang.

Perwakilan Tim Survei Balai Prasarana Permukiman Wilayah Bali Made Dwi menerangkan tahun ini balai menerima sebanyak 60 usulan untuk bantuan TPS3R di seluruh Wilayah Bali. Dari total usulan ada sebanyak 36 usulan telah lolos administrasi.

Kemudian 10 diantaranya merupakan usulan dari desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Buleleng. Pihaknya pun ditugaskan untuk melakukan verifikasi di dua desa yakni, Desa Adat Buleleng dan Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng.

Hasilnya dari verifikasi lokasi yang dilakukan di Setra Adat Buleleng, lokasi yang diusulkan oleh Desa Adat. Menurutnya, lokasi tersebut sudah cocok dibangun TPS3R. Akan tetapi sebagai langkah berikutnya, harus ada pematangan lahan sebelum nantinya lokasi tersebut dibangun dan dioperasikan menjadi TPS3R.

BACA :  Sampaikan Ucapan Selamat Galungan, Kuningan dan Nyepi, Bupati Gede Dana dan Wabub Artha Dipa Mengajak Masyarakat Memegang Teguh Tradisi dan Kearifan Lokal

“Kami rasa sudah representatif untuk mendirikan TPS3R. Tapi masih perlu pematangan saja. Dari balai tidak ada pematangan lahan, siap membangun dan siap beroperasi,” ungkap dia usai melakukan survei.

Pasca dilakukan verifikasi lokasi, pihaknya akan mengirimkan hasilnya ke Kementerian PUPR. Jika nantinya lolos untuk mendapat bantuan, maka dari pemerintah pusat akan menerbitkan SK lokasi sebagai penerima bantuan TPS3R. Kendati begitu 10 lokasi yang dilakukan verifikasi belum tentu semuanya akan lolos untuk mendapat bantuan. Nantinya penerima bantuan, akan dibangun mulai dari bangunan fisik hingga sarana prasarana di TPS3R.

“Ini rencana untuk tahun 2024. Untuk syarat penerima bantuan selain lokasi, syarat terpentingnya kalau sudah beroperasi tidak boleh macet harus terus berkelanjutan,” jelas dia.

Disisi lain, Klian Desa Adat Buleleng Nyoman Sutrisna memaparkan bahwa pengajuan TPS3R ini telah lama dilakukan. Dimana, pembangunan TPS3R ini telah menjadi program lama yang dicanangkan Desa Adat. Sehingga jika berhasil dibangun TPS3R maka akan dikerjasamakan pengelolaannya bersama 14 Banjar Adat, 10 Kelurahan, dan tiga Kelurahan Tamiu. Namun, pihaknya pun menyerahkan semua penilaian kepada tim dari Balai.

BACA :  KUA akan Jadi Tempat Pencatatan Nikah Semua Agama, Ini Masukan dari PHDI

“Apapun penilaiannya tentu kami serahkan semuanya kepada tim. Tapi kami punya keinginan tata kelola TPS3R ini supaya terlaksana. Apalagi disini (setra) sudah ada empat kontainer sampah, semua banjar dan kelurahan buang disini,” paparnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular