Pemukulan Jimbe oleh Ketua Alumni IPB Bali dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Bmbertanda dibuka secara resmi OTC.
Pemukulan Jimbe oleh Ketua Alumni IPB Bali dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Bmbertanda dibuka secara resmi OTC.
sewa motor matic murah dibali

BADUNG, balipuspanews.com- Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-37 ikatan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bali dilaksanakan peresmian Organic Trade Center Bali bertempat di Jln. Raya Kedampang No. 77X, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung.

Tempat dibangunnya OTC adalah milik salah satu alumni IPB yang juga adalah tokoh LSM Wisnu dan pemerhati pertanian serta lingkungan Made Suarnata. Ide pembentukan OTC bermula dari diskusi ringan antara Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali dengan beberapa alumni IPB yang ada di Bali.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, Ir. IB Wisnuardhana, M.Si, dalam sambutannya mengatakan, Pergub nomor 99 Tahun 2018 adalah bentuk keberpihakan pemerintah dan masyarakat kepada petani Bali agar petani Bali terfasilitasi dalam memasarkan hasil produksinya dan dengan harga yang layak. Oleh karena itu adalah tanggung jawab bersama dalam membantu mengimplementasikannya secara luas.

“Kami berterimakasih kepada ikatan alumni IPB DPD Bali dan penggagas lainnya untuk pembentukan OTC Bali dan berharap OTC tidak saja sebagai pusat perdagangan produk organik Bali akan tetapi juga sebagai pusat informasi pertanian organik serta tempat koordinasi dalam pemasaran produk petani lokal Bali,” jelasnya Rabu (20/11).

Para alumni asal Bali yang dipimpin A.A. Suryawan Wiranatha menganggap Pergub Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali perlu didukung antara lain dengan pembentukan OTC.

Gagasan pembentukan OTC kemudian ditindaklanjuti yang dikoordinasikan oleh Dinas TPH-BUN Bali dan PT. Kiosk Beras, dan Asosiasi Pelaku Usaha Hortikultura (Aspehorti) Bali serta alumni IPB Bali.

Kata Suryawan, pada bangunan OTC terdapat ruangan-ruangan tempat mendisplay, menjual dan mempromosikan. Tidak saja produk segar dan produk olahan pertanian, tetapi juga dilengkapi sarana dan prasarana pendukungnya.

Pada saat peresmian OTC juga didemonstrasikan alat penyosoh beras mini modern yang sangat efektif dalam mendorong petani padi untuk memanen padinya sendiri dan mengolah serta menjual dalam bentuk beras sehingga pendapatannya dapat meningkat.

Hadir dalam peresmian OTC Bali dari OJK Wilayah 8 Bali-Nusra, Bank Indonesia, Perbankkan, PHRI, HKTI Bali, Dinas Pertanian Kab./Kota se Bali, para pelaku usaha pertanian, kelompok-kelompok tani binaan dan OPD terkait di provinsi. (bud/bpn/tim)