Dukungan Terhadap Kegiatan Pemuda, Bupati Sanjaya Hadiri Lomba Mancing di Wanasari dan Belumbang

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri kegiatan Lomba Mancing ST. Satya Budhi Banjar Abianlalang, Desa Wanasari Tabanan dan Lomba Mancing ST. Taruna Mekar Banjar Belumbang Kelod, Desa Belumbang, Kerambitan, Minggu (12/2/2023)
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri kegiatan Lomba Mancing ST. Satya Budhi Banjar Abianlalang, Desa Wanasari Tabanan dan Lomba Mancing ST. Taruna Mekar Banjar Belumbang Kelod, Desa Belumbang, Kerambitan, Minggu (12/2/2023)

TABANAN, balipuspanews.com – Senantiasa selalu hadir sebagai wujud nyata dalam mendukung kreativitas masyarakat, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Lomba Mancing ST. Satya Budhi Banjar Abianlalang, Desa Wanasari Tabanan dan Lomba Mancing ST. Taruna Mekar Banjar Belumbang Kelod, Desa Belumbang, Kerambitan, yang dilaksanakan di saluran irigasi Subak Belumbang, Minggu (12/2/2023).

Dalam membuka lomba mancing tersebut, Bupati Sanjaya turut didampingi oleh anggota DPRD Tabanan I Wayan Widnyana dan Ketut Arsana Yasa, Asisten, OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Tabanan dan Kerambitan, Perbekel, Bendesa Adat, serta tokoh masyarakat setempat.

Dimana kegiatan Lomba mancing yang diramaikan oleh ratusan peserta ini dibuka dengan penebaran ikan lele oleh Bupati Sanjaya.

Sesuai penuturan Ketut Pras selaku Panitia Lomba Mancing Abianlalang, dalam lomba ini ikan yang ditebar sebanyak 2,5 Kwintal Ikan Lele dan diikuti oleh 350 peserta.

Baca Juga :  Jembatan Bakung Mulai Dikerjakan Target Selesai Pertengahan Desember 2023

Kemudian untuk Lomba Mancing di Banjar Belumbang, sesuai penuturan I Made Wialdana, ikan yang ditebar sebanyak 2 Kwintal ikan lele dan 30 kg ikan kaper serta kegiatan diikuti oleh 300 peserta dengan total hadiah 3 juta rupiah.

Selaku Kepala Daerah, Bupati Sanjaya sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ST. Satya Budhi dan ST. Taruna Mekar yang mampu menggelar kegiatan positif.

Dimana selain bertujuan untuk ajang penggalian dana untuk menunjang kegiatan Sekaa Teruna, kegiatan lomba mancing ini juga dipandang Sanjaya sebagai ajang untuk silaturahmi bukan hanya antar Sekaa Teruna, tetapi juga para peserta lomba Mancing.

“Saya selaku Kepala Daerah akan selalu mendukung gerakan Pemuda dalam mengembangkan diri di era millennial saat ini. Sehingga apa yang menjadi visi misi Pemerintah Daerah, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM) segera dapat terwujud,” ujar Sanjaya.

Baca Juga :  TJSL PLN Tekankan 4 Pilar Utama, Tri Hita Karana Diimplementasikan Jaga Lingkungan

Selain itu, Orang Nomor satu di Tabanan itu juga memandang, bahwa lomba mancing ini memiliki tujuan yang sangat mulia, yaitu menjaga kebersihan lingkungan khususnya saluran irigasi di wilayah masing-masing.

Apalagi di Tabanan, melalui Dinas Perikanan memiliki program mulai dari pembibitan, pembudidayaan, hingga menggaungkan gemar makan ikan air tawar, khususnya lele, kaper, nila dan lain-lain yang mempunyai gizi yang baik dalam mencegah stunting.

“Setiap hari minggu pasti semarak melaksanakan lomba mancing, tadi pagi saya di Abianlalang, Wanasari, habis itu di sini di Belumbang. Ini artinya semua warga Tabanan luar biasa penuh dengan aktivitas dan kreativitas positif.

Ini luar biasa, selain menggali dana juga menyalurkan hobi, meliang-liang. Saya selaku Bupati memberikan dukungan penuh kepada seluruh Seka Teruna,” imbuh Bupati Sanjaya saat membuka lomba mancing ST. Taruna Mekar Belumbang.

Baca Juga :  Ancaman El Nino, Pasokan Beras di Bali Aman

Di dua kesempatan membuka lomba mancing itu, Bupati Sanjaya juga tiada henti-hentinya berpesan agar para penyelenggara dan peserta lomba mancing selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih dan terhindar dari sampah, khususnya sampah plastik.

Sehingga bersama-sama turut aktif menjaga kelestarian lingkungan dan hal ini dikatakan Sanjaya harus selalu ditanamkan dalam diri, dilakukan dimanapun dan kapanpun untuk kebersihan lingkungan.

“Nanti habis lomba, tolong pungut dan bersihkan sampah-sampah yang ada. Nanti kasihan Bapak Pekaseh, Bapak Perbekel, Bendesa, yang menjaga lingkungan ini yang mempunyai sawah begitu asri, air di saluran irigasi begitu bagus, tolong jaga kebersihan karena ini menyangkut kelestarian lingkungan kita sebagai sumber kehidupan kita,” pinta Sanjaya.

Penulis : Kadek Adnyana

Editor : Oka Suryawan