Empat pelaku saat digelandang ke Mapolres Buleleng.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Made Beni Ariawan alias Cak Lole (35) dibekuk jajaran Satuan Reserse dan Kriminal Narkoba (Reskoba) Polres Buleleng, di areal peternakan ayam aduan, Minggu (6/10) lalu sekitar pukul 16.00 wita.

Pria tinggal di Banjar Dinas Tengah, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, berhasil dibekuk berkat pengembangan hasil penangkapan pelaku narkoba lainnya.

Informasi dihimpun, penangkapan Cak Lole yang diduga sebagai pengedar ini bermula dari ditangkapnya Putu Susila alias Cepot (47) sekitar pukul 15.30 wita di pinggir jalan Desa Bengkel-Banyuatis. Polisi menemukan satu paket sabu-sabu seberat 0,26 gram yang sempat dibuang oleh Cepot.

Berkat ‘nyanyian’ Cepot, polisi mendapat informasi bahwa barang haram tersebut dibeli dari seseorang yang bernama Beni Ariawan alias Cak Lole seharga Rp 500 ribu. Atas pengakuan dari Cepot, polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Cak Lole di lokasi peternakan ayam aduan di Desa Banyuatis.

Dari tangan Cak Lole diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp500 ribu hasil penjualan, satu buah botol agua bekas yang tutupnya ada 2 lobang, satu korek api gas, tiga plastik plip bekas pakai, dan barang bukti lainnya. Selanjutnya, Cak Lole langsung digiring ke Mapolres Buleleng untuk menjalani pemeriksaan.

“Dari keterangan tersangka yang kami amankan sebelumnya, kami lakukan pengembangan menuju orang yang telah menjual paket sabu-sabu atau sumber didapatkan paket sabu itu, sehingga kami amankan tersangka Cak Lole ini. Dari keterangannya, tersangka Cak Lole mengakui telah menjual barang itu ke tersangka Cepot,” ungkap Kasat Narkoba Polres Buleleng, AKP. Made Derawi, Selaaa (15/10).

Selain menangkap kedua pelaku yang masih satu jaringan, polisi juga kembali menciduk dua pelaku lainnya yakni, Nusrat Dana Jaya alias Dani (47) warga jalan Hasanudin, Buleleng, pada Minggu (6/10) sekitar pukul 16.30 wita. Pelaku Dani dibekuk di wilayah Jalan Pantai Indah. Dari hasil penggledahan, polisi menemukan satu paket sabu-sabu dengan berat 0,13 gram.

Polisi bahkan kembali menciduk Richard Nashar alias Richard (34) warga jalan Hasanudin, Buleleng, pada Senin (7/10) sekitar pukul 23.30 wita. Richard dibekuk di wilayah jalan Pulau Menjangan, Kelurahan Banyuning, Buleleng. Saat digledah, polisi menemukan satu paket sabu-sabu seberat 0,07 gram.

Menurut Derawi, penangkapan keempat pelaku ini dari hasil penyelidikan yang dilakukan secara intensif terhadap peredaran narkona di wilayah Buleleng.

“Dari hasil penyelidikan, kami mengungkap para pelaku narkoba. Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu dengan total berat 0,34 gram yang menjadi tiga paket,” tukasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka Cepot, Richard dan Dani terancam dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2019 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling lama 12 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 8 miliar. Sedangkan Cak Lole, dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2019 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling lama 20 tahun penjara atau denda paling banyak Rp10 miliar.