Pondok Edelweis
sewa motor matic murah dibali

Karangasem, balipuspanews.com – Objek wisata Edelweis, Temukus, Desa Besakih,, Karangasem yang disebut taman Tuhan di Kaki Gunung Agung oleh Bupati IGA Mas Sumatri tembus 3 ribu pengunjung.

“Ya sabtu Minggu tembus 3 Ribu pengunjung, ” kata I Made Gunaksa, salah satu petugas parkir ketika diminta keterangannya, Minggu (16/12).

Lebih jauh satu pengunjung dikenai tiket sebesar Rp 15 Ribu.

“Saat ini lebih banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan domistik, ” jelasnya.

BERITA TERKAIT: “Karangasem The Spirit of Bali,” Kembangkan Taman Tuhan di Kaki Gunung

Seperti diketahui objek wisata edelweis yang dihiasi tanaman kasna dan bunga gumitir dikemas sebagai ajang selfie.

Dilokasi ini seperti disampaikan I Wayan Murtama, penjaga pondok wisata

Dibagi menjadi dua pondok yakni Taman Edelweis Bali, serta yang satunya Taman Padang Kasna.

Khusus Taman Edelwis Bali seluas 40 are dirancang sejumlah sport selfei yakni bagian atas tanam ini dibuatkan bangunan kecil mungil dengan nama baling baling edelweis.

Selain itu juga ada sejumlah tempat selfie ditengah taman seperti rancangan jalan yang dibuat dari kayu, begitu juga bangunan cantik yang dirancang khusus selfie dengan sebutan white valey.

Sedangkan Taman Padang Kasna seluas kurang lebih 60 are dibuatkan spot selfie bunga matahari dan rumah pohon di samping embung Besakih seluas 1 hektar.

Selain dirancang menjadi satu pondok wisata, di tanah penduduk lainnya juga banyak tumbuh tanaman kasna dan bunga gumitir.

Banyak wisatawan juga hadir ke kebun kebun milik penduduk.

Jika berkunjung memberikan punia secara sukarela.

Sampai saat ini, taman bunga kasna sangat berbeda dengan taman lainnya di Indonesia maupun dunia.

Hal ini disebabkan lantaran Bunga Kasna yang hanya bisa hidup di kaki Gunung Agung.

Selain menjadi objek wisata, bunga ini juga sering digunakan oleh warga Bali untuk kegiatan upacara agama.

Dan sampai saat ini, Taman Edelweis

merupakan salah satu pengembangan wisata dari tagline Karangasem the Spirit of Bali yang dicanangkan oleh Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri.

Seperti diketahui penggagas pondok wisata ini adalah Ketut Sutama dan I Wayan Sudiana membangun objek wisata ini berawal dari sepinya kunjungan akibat Gunung Agung erupsi. (art/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...