Edukasi Warga, Komunitas English Corner Sidatapa Bangun Bank Sampah

Penyerahan SK Bank sampah yang dibentuk di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar
Penyerahan SK Bank sampah yang dibentuk di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar

BULELENG, balipuspanews.com – Geliat bank sampah di Kabupaten Buleleng terus meningkat. Kali ini pembentukan bank sampah dilakukan oleh Komunitas English Corner yang terletak di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar. Pembentukan bank sampah ini merupakan yang ke 219 di Kabupaten Buleleng.

Penyerahan Surat Keputusan pendirian bank sampah ini diserahkan langsung Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Selasa (19/01/2021).

Founder English Corner Komang Rena menyampaikan pembentukan bank sampah ini sekaligus dalam acara peringatan ulang tahun English Corner. Dimana kegiatannya ditambah dengan memberikan bantuan dari berbagai donatur berupa 32 sak sembako, 24 pakaian anak-anak, serta 2 unit komputer.

Dengan diresmikannya bank sampah ini nantinya setiap siswa yang hadir sebelum belajar diharuskan membawa sampah dan nantinya dicatat jumlahnya. Setelah terkumpul nantinya uang tersebut akan dipakai untuk memfasilitasi kegiatan belajar masing masing siswa.

“Sampah yang dikumpulkan dari masing-masing siswa sebelum mengikuti pembelajaran, nanti akan di catat berapa banyaknya, kemudian dana yang dikelola kedepan untuk juga untuk mendukung kegiatan belajar mereka juga,” jelasnya.

Sehingga dengan langkah itu, sudah barang tentu bisa menjadi edukasi awal sebelum kedepan pihaknya bisa menyasar sampah-sampah dari warga setempat dan nanti bisa di ditanggulangi dengan baik. Khususnya sampah non organik yang dihasilkan dari setiap rumah tangga yang ada di Desa Sidatapa.

“Masih berproses, saat ini untuk bank sampah kita memiliki 7 pengurus. Untuk menyasar lebih luas tentu butuh proses agar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Armika menerangkan bahwa peresmian bank sampah my rubbish is my darling merupakan peresmian yang ke 219 di Kabupaten Buleleng.

Sehingga sudah barang tentu dari pemerintah tetap mendukung sekaligus mensupport sesuai dengan peraturan layaknya dalam operasional bank-bank sampah yang sudah dibentuk di Kabupaten Buleleng.

“Pemerintah tetap mendukung sekaligus mensupport sesuai dengan peraturan layaknya dalam operasional bank-bank sampah yang sudah dibentuk di Kabupaten Buleleng,” terangnya.

Namun ia masih menyayangkan dari sekian bank sampah yang telah diresmikan, sampai sekarang hanya ada 85 bank sampah yang aktif, sisanya tidak aktif dikarena situasi pandemi yang masih terjadi sehingga membuat pariwisata, sekolah-sekolah belajar di rumah tentu ini mengurangi produksi sampah disektor tersebut.

Perlu diketahui dalam sehari masing-masing orang berpeluang menghasilkan sampah hingga 0,5 Kilogram.

“Kalau potensi timbulan sampah kita rata-rata setiap orang bisa menghasilkan 0,5 Kilogram sampah setiap harinya, nah itulah setiap hari untuk armada pengangkutnya sendiri itu sudah dari BSI,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan