Dr. Drs. AA Gede Oka Wisnumurti, M.Si.
Dr. Drs. AA Gede Oka Wisnumurti, M.Si.
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com-
Rencana pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin membentuk Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif menuai banyak dukungan. Salah satunya dari akademisi Universitas Warmadewa (Unwar) Dr. Drs. AA Gede Oka Wisnumurti, M.Si.

Kementerian baru tersebut, menurut Wisnumurti, sangat penting dan strategis, khususnya menghadapi era Revolusi Industri 4.0 yang menuntut kehidupan serba cepat berbasis teknologi. Sedangkan ekonomi kreatif adalah roh ekonomi bangsa Indonesia berdasarkan amanat Pasal 33 UUD 1945.

“Masing-masing komunitas masyarakat dan daerah memiliki kekuatan ekonomi lokal yang kalau dibina akan menjadi kekuatan industri kreatif berbasis kearifan lokal se-antero Nusantara. Ini bisa menjadi kekuatan baru ekonomi Indonesia,” kata Wisnumurti di Denpasar, Senin (19/8).

Wisnumurti yang juga Ketua Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BP PTSI) Wilayah Bali ini menambahkan, langkah pemerintah menambah slot kementerian baru sesuai kebutuhan zaman adalah langkah cerdas, efektif dan efesien.

Pasalnya, jika pemimpin Indonesia menggarap sektor industri yang telah berkembang di negara lain, tentu berpotensi kalah dalam persaingan dan tidak efektif karena memerlukan waktu, sumber daya manusia (SDM) serta dukungan dana yang besar.

“Kehidupan berbasis digital dan ekonomi kreatif ini kan sudah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat kita, jadi kehadiran pemerintah sangat penting untuk memfasilitasi apa yang sudah tumbuh tersebut,” tambah Wisnumurti.

Lebih lanjut dia memuji kualitas generasi muda Tanah Air yang kian genius dan kreatif. Pemerintah diminta memberikan porsi bagi ruang gerak mereka, salah satunya mengisi Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif ini. “Kami harap menterinya kaum muda. Sudah saatnya ada regenerasi. Waktunya anak-anak muda berperan memimpin negeri ini,” pungkasnya. (bud/bpn/tim)