Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Bali Denpasar Empat Komite Anugerah Musik Bali Mundur

Empat Komite Anugerah Musik Bali Mundur

DENPASAR, balipuspanews.com – Anugerah Musik Bali (AMB) yang merupakan penghargaan untuk para musisi atau group band di Pulau Dewata kehilangan empat anggota komite setelah menyatakan mundur secara resmi melalui conferensi pers, Sabtu (17/10) di Denpasar.

Empat orang komite AMB tersebut adalah Made Adnyana, Wibhi Anugrah, Putra Mahardika, dan Dani Chaniago.

Adnyana menuturkan, sebenarnya pengunduran dirinya sudah disampaikan sejak 1 Juni 2020 lalu kepada rekannya Gede Bagus terkait pengunduran dirinya dari Anugerah Musik Bali (AMB).

Setelah dirinya menyatakan mundur dari komite, tiga rekan lainnya juga menyatakan mundur. Mundurnya Adnyana tanpa mengajak tiga rekannya yang lain, namun murni karena kehendak masing-masing.

“Mundurnya saya dari AMB murni karena kesibukan dan saya fokus terhadap kuliah. Saya tidak pernah mengajak saudara yang lainnya untuk ikut mundur. Begitu saya menyatakan mundur rekan yang lainnya juga ikut mundur,” jelasnya kepada media dalam conferensi yang santai tersebut.

Lantas bagaimana setelah mundur dari AMD apakah membuat tandingan? Adnyana menegaskan tidak ada istilah tandingan, hubungan dan komunikasi dengan Bagus pun tetap terjaga dengan baik.

“Setelah kami mundur, tidak ada saling gontok-gontokan lagi, di setiap ajang ketika kami bertemu komunikasi kami baik dengannya,” imbuh Adnyana yang juga mantan Jurnalis di media lokal di Bali.

Dalam kesempatan yang sama, Dani mengungkapkan mundurnya dirinya dari AMB beralasan karena merasa sudah tidak sevisi, tidak selaras, dan tidak sejalan lagi dengan komitmen yang disepakati diawal.

“Kami hanya menegaskan saja, karena setelah kami sudah mundur masih ada yang menghubungi dan bertanya terkait Anugerah Musik Bali, padahal kami sudah tidak bergabung lagi disana,” jelasnya.

Disisi lain, Wibhi menambahkan bahwa dirinya berharap AMB tetap bisa eksis untuk mewadahi musisi atau artis lokal Bali dalam industri musik Bali.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of