Empat unit rumah bedeng sekaligus dijadikan tempat barang rongsokan di Jalan Buana Raya Gang Buana Dwipa Lingkungan Merta Buana Denpasar,
Empat unit rumah bedeng sekaligus dijadikan tempat barang rongsokan di Jalan Buana Raya Gang Buana Dwipa Lingkungan Merta Buana Denpasar,

DENPASAR, balipuspanews.com -Empat unit rumah bedeng sekaligus dijadikan tempat barang rongsokan di Jalan Buana Raya Gang Buana Dwipa Lingkungan Merta Buana Denpasar, belakang Tupperware Bali, ludes terbakar, Minggu (28/4) pagi.

Dugaan uat, kebakaran itu akibat konsleting listrik disalah satu rumah warga.

Informasi dilapangan menyebutkan, empat rumah bedeng yang terbakar itu dihuni masing-masing, Ayu Siswati, Juhairiah, Riri dan Suoriyanto.

Penghuni rumah tidak sempat menyelamatkan barang barang miliknya karena api dengan mudah meluluhlantakkan seisi rumah yang terbuat dari dinding triplek dan bambu.

Bahkan, mirisnya ada 2 unit sepeda motor yang terbakar Honda Supra dan Yamaha Mio, yang juga menghanguskan barang-barang elektronik dan surat-surat penting lainnya.

Menurut Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Nainggolan, terbakarnya empat rumah bedeng di Jalan Buana Raya Gang Buana Dwipa Lingkungan Merta Buana Denpasar Barat itu terjadi, Minggu (28/4) sekitar pukul 07.30 Wita.

Saksi yang awalnya melihat kebakaran adalah Juhairiah (53) asal Bondowoso Jawa timur. Ibu rumah tangga ini mengatakan, sekira pukul 07.30 Wita, saat kembali dari pasar, ia tiba-tiba terdengar suara ledakan kecil dari meteran listrik di depan kamar rumahnya.

“Setelah terdengar ledakan kecil, tak lama keluar asap,” ujar Kapolsek.

Saksi pun panik dan langsung membangunkan anak-anaknya yang sedang tidur. Dalam hitungan detik, percikan api berubah menjadi kobaran dan menjalar ke seluruh rumah dan melalap tiga bangunan tetangga sebelah.

Disamping itu, si jago merah juga membakar 7 buah AC, 3 buah blower, 6 buah kaca jendela yang berada di sebelah utara bangunan lantai 2 menempel pada tembok milik Tupperware.

Kobaran api padam setelah 1 jam lamanya 5 unit mobil petugas pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan si jago merah. “Kebakaran diduga akibat kensleting listrik masih didalami.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan kerugian masih didata,” pungkasnya. (pl/bpn/tim)