Empat Warga Jembrana Kembali Sembuh dari Covid -19, Total Sembuh 59 Orang

Pemulangan pasien sembuh covid-19
Pemulangan pasien sembuh covid-19

NEGARA, balipuspanews.com – Empat pasien Covid-19 di Bumi Makepung Jembrana dinyatakan sembuh, Kamis (6/8/2020). Bahkan, keempat pasien tersebut telah dipulangkan ke rumahnya masing- masing.

Direktur RSU Negara dr I Gusti Ketut Oka Parwatha didampingi Juru bicara Penanganan covid-19 Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha menyebutkan, keempat pasien yang sembuh itu 3 pasien terkonfirmasi positif covid-19 serta 1 pasien suspect.

Empat pasien sembuh tersebut berasal masing- masing asal desa Pulukan, kecamatan Pekutatan, Kelurahan Loloan Barat, kecamatan Negara, desa Candikusuma kecamatan Melaya, dan Desa Asah Duren Kecamatan Pekutatan.

“Hasil tes swabnya negatif serta pemeriksaan klinis dinyatakan sehat.dan dibekali dengan surat hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Parwatha berharap selama dirumah nanti, seluruh pasien yang sudah dinyatakan sembuh tetap menerapkan protokol kesehatan dalam covid-19.

Warga juga tidak mendiskriminasi pasien yang sudah dinyatakan sembuh. Menurutnya, mewaspadai penularan covid-19 tidak perlu dengan cara melakukan diskriminasi, terlebih pasien itu sudah dinyatakan sembuh.

Hanya saja memang berbagai protokol tetap wajib dipatuhi. Seperti menjaga jarak, selalu menggunakan masker serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Dengan sembuhnya 4 pasien itu, kini RSU Negara tinggal merawat 10 pasien lagi, yakni enam pasien covid serta 4 pasien suspect. Sementara satu pasien terkonfirmasi saat ini masih menjalani perawatan di RSUP Sanglah Denpasar.

Secara kumulatif angka kesembuhan pasien di Jembrana kini mencapai 59 pasien. Sementara jumlah pasien terkonfirmasi tercatat 66 orang.

Sementara itu Bupati Jembrana I Putu Artha menyampaikan, bertambahnya kasus terkonfirmasi di Jembrana sebanyak 6 kasus dalam sehari. sehingga menimbulkan klaster baru.

Kondisi ini cukup mengejutkan mengingat cukup lama perkembangan covid-19 di Jembrana melandai grafiknya.Bahkan sempat beberapa hari nihil penambahan kasus terkonfirmasi positif

Artha berharap semua pihak tetap waspada dengan tidak menganggap remeh pandemi covid-19. Bupati asal Melaya ini mengajak masyarakat Jembrana untuk terus mendukung himbauan-himbauan dari pemerintah dalam upaya menanggulangi pandemi covid-19.

Caranya dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, guna menekan penyebaran virus.

“Aktifkan lagi pengawasan di desa maupun banjar yang sudah mulai mengendur. Termasuk oleh gugus tugas penanganan covid-19 di Jembrana. Saya juga sudah bicara dengan Kapolres Jembrana serta Dandim 1617 untuk sama–sama memperketat pengawasan. Jangan sampai angka kasus di Jembrana yang paling rendah se-Bali ini tiba-tiba melonjak,” ujarnya.

Guna mengoptimalkan kesembuhan pasien sekaligus menghindari terjadinya transmisi kasus, Bupati Artha juga meminta pasien yang sudah terkonfirmasi tetap dirawat di RSU Negara. Menurutnya lebih baik dirawat di Ruang Isolasi daripada pasien mesti melakukan isolasi mandiri dirumah.

“Lebih optimal karena pasien diruang isolasi ada yang merawat. Pengawasannya juga lebih mudah,” ungkapnya.

PENULIS : Anom

EDITOR : Oka Suryawan