Kadispar Nengah Sukasta
Kadispar Nengah Sukasta
sewa motor matic murah dibali
SEMARAPURA, balipuspanews.com –
Sebanyak Enam perusahaan boat  yang melayani wisatawan menuju Nusa Penida belum menyetorkan pungutan retribusi. Dari 6 perusahaan boat tersebut, total tunggakan mencapai angka fantastik Rp 2,6  miliar.
Kepala Dinas Pariwisata Klungkung I Nengah Sukasta sempat sebelumnya menjelaskan, enam perusahaan boat yang menunggak retribusi ini hampir seluruhnya berpusat di Benoa. Bahkan retribusi yang ditunggak ada yang sejak bulan September 2018 lalu.
“Ini yang ditunggak merupakan retribusi terhadap wisatawan yang tarif lama. Jadi retribusi dari wisatawan itu, tidak  disetorkan oleh pengusaha ke  daerah,” ujar Nengah Sukasta, Jumat (9/8)lalu saat tunggakan retribusi terjadi.
Ia menjelaskan, jumlah tunggakan retribusi dari 6 pengusaha boat tersebut mencapai Rp 1,5 miliar. Sebelum bulan Juli 2019, penarikan retribusi terhadap wisatawan yang akan menuju Nusa Penida hanya dipungut di Pelabuhan Benoa.  Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Pariwisata sudah tiga kali melanyangkan surat ke pengusaha boat.
“Beberapa dari pengusaha itu sudah konfirmasi untuk menyetorkan tunggakan mereka,” ungkap Sukasta.
Anggota Komisi I DPRD Klungkung dihubungi Kamis(5/9/2019)I Nengah Mudiana, menyoroti  adanya 6 pengusaha cruise yang masih menunggak retribusi ke Pemkab Klungkung. Menurutnya, Pemkab Klungkung harus lebih berani dan tegas meminta setiap pengusana cruise untuk menjalankan kewajibannya.
“Pengusaha cruise ini kan wajib meneruskan, retribusi yang dibayarkan wisatawan ketika berwisata di Nusa Penida. Sudah sekayaknya mereka patuh terhadap semua kewajiban yang mereka harus penuhi. Ini berkaitan erat dengan peluang penambahan PAD yang kita gadang-gadangkan,” ungkap Mudiana tegas. (Roni/bpn/tim)