Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaNewsEdukasiEra Teknologi Ancam Degradasi Moral Anak Bangsa

Era Teknologi Ancam Degradasi Moral Anak Bangsa

Gianyar, (Balipuspanews) – Pendidikan anak usia dini dimana metode pendidikan berbasis agama Hindu pada perangkat pendidikan dan atmosfer pendidikannya.

Selama ini menurut prof. Windia, anak-anak di PAUD hanya diperkenalkan salam menurut ajaran agama Hindu dan trisandya. Namun dalam PAUD berbasis Hindu, akan diberikan pendidikan agama Hindu lebih banyak namun tetap dalam metode pembelajaran anak usia dini yaitu dengan cara bermain.

“ PAUD berbasis Agama Hindu ini perlu dikembangkan, mengingat makin derasnya era teknologi saat ini mengancam degradasi moral anak bangsa. Jadi mereka harus diberi bekal pendidikan agama sedini mungkin,” kata Prof Windia saat menjadi narasumber sosialisasi Pengembangan PAUD Berbasis Hindu di PLUT UMKM Bedulu, Gianyar.

Menurut Prof Windia PAUD Hindu adalah pendidikan anak usia dini dimana metode pendidikan berbasis agama Hindu pada perangkat pendidikan dan atmosfer pendidikannya.

Selama ini menurut prof. Windia, anak-anak di PAUD hanya diperkenalkan salam menurut ajaran agama Hindu dan trisandya. Namun dalam PAUD berbasis Hindu, akan diberikan pendidikan agama Hindu lebih banyak namun tetap dalam metode pembelajaran anak usia dini yaitu dengan cara bermain. PAUD Hindu ini juga didukung oleh kelembagaan yang menaunginya yaitu berbadan hukum atau yayasan, didukung sarana dan prasarana terutama tenaga pendidik yang terlatih.

BACA :  Pelaksanaan APBD Gianyar 2023 Berjalan Sesuai Norma, Dewan Sepakat Dijadikan Perda

Yang tak kalah pentingnya lagi adalah adanya dukungan dan partisipasi dari masyarakat tertutama dari kalangan orang tua murid. Sementara itu Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, PAUD Berbasis Agama Hindu ini merupakan program dari pusat. Saat ini telah dibentuk 3 PAUD Hindu yang dibagi menjadi menjadi tiga zone yang meliputi zone Utara ( Kecamatan Payangan, Tegallalang, Payangan dan Tampaksiring). Zone Tengah ( Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh) dan Zona Selatan ( Kec. Sukawati dan Ubud). Menurut Ny. Adnyani Mahayastra, dalam PAUD Hindu nanti metode pembelajaran sama seperti biasanya.

Tetap mengedepankan belajar sambil bermain namun dalam permainan tersebut akan diselipkan permainan tradisional Bali yang mengandung konsep-konsep agama dan budaya Hindu.

Diharapkan kedepan Pemkab. Gianyar mampu mewujudkan 14 PAUD Hindu untuk 7 kecamatan di Kabupaten Gianyar. Hadir sebagai peserta dalam sosialisasi tersebut adalah bendesa dan prebekel di Kecamatan Blahbatuh dan Gianyar, Kepala UPT Disdikpora Kec. Gianyar dan Blahbatuh, Bunda PAUD serta pengurus PAUD Desa Blahbatuh dan Gianyar.

BACA :  Pemberitahuan Rencana Pengadaan Tanah untuk Pembangunan GOR dan Sarana Penunjang Lainnya di Desa Bakbakan, Gianyar
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular