Gunung Agung keluarkan hembusan asap
Gunung Agung keluarkan hembusan asap
sewa motor matic murah dibali

SELAT, balipuspanews.com – Ditengah erupsi Gunung Agung secara terus menerus,  sebanyak 33 Kepala Keluarga di Desa Adat Bukit Galah, Desa Sebudi, Selat, Kabupaten Karangasem masih bermukim didalam radius perkiraan zona bahaya Gunung Agung.

Padahal dalam rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG disebutkan bahwa masyarakat disekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu diseluruh area didalam radius 4 kilometer dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Kondisi ini diungkapkan oleh Bendesa Adat Bukit Galah sendiri, I Putu Suyasa bahwa sekitar 33 KK warganya tinggal diradius sekitar 3,5 kilometer.

“Perasaan ya jelas takut, tapi apa boleh buat karena rumah berada diwilayah tersebut yang bisa dilakukan hanya tetap siaga,” kata Suyasa kepada media ini.

Seluruh warga yang bermukim dizona bahaya tersebut selama ini bertahan dengan cara menjual hasil bumi berupa kayu dan bambu, disamping itu beberapa juga masih memiliki ternak sisa dari pengungsian beberapa waktu lalu.

Disamping itu, dari 33 kepala keluarga tersebut juga terdapat 18 orang anak – anak antara usia sekolah SD sampai SMA dan 10 Balita rentan usia dibawah 5 tahun.

Suyasa berharap, apabila seandainya terjadi situasi darurat yang memaksa warganya untuk bergeser agar pihak terkait membantu proses evakuasi.

“Kami berharap jika terjadi situasi darurat agar dibantu evakuasi,” harap Suyasa.

Sementara itu, Gunung Agung pada hari Sabtu (1/6/2019) kembali semburkan asap sekitar pukul 18.15 Wita.  (suar/art/bpn/tim)

 

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here