Rabu, Februari 28, 2024
BerandaDenpasarEvaluasi Akhir Tahun, Puslitkes Udayana Central Gelar Workshop dengan Diskes

Evaluasi Akhir Tahun, Puslitkes Udayana Central Gelar Workshop dengan Diskes

DENPASAR, balipuspanews.com – Upaya pengendalian bahaya rokok bagi kesehatan terus digaungkan oleh Pemerintah Provinsi Bali. Kali ini, melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali bekerja sama dengan Puslitkes Udayana Central Unud menggelar workshop penguatan program pengendalian bahaya rokok terhadap kesehatan.

Diharapkan, melalui workshop kegiatan penguatan program pengendalian bahaya rokok bagi kesehatan, bisa menjadi evaluasi akhir tahun bisa memetakan peluang dan tantangan ke depan.

Acara Workshop dibuka Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dr. dr. Nyoman Gede Anom, dengan narasumber Koordinator Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Dr. dr. Putu Ayu Swandewi Astuti, Kepala Seksi Data dan Pengembangan Satpol PP Bali I Wayan Pongres dari Satpol PP Bali di Denpasar, Kamis 23 November 2023.

Kegiatan ini bertujuan untuk membahas berbagai isu seperti penerapan perda KTR, tindak lanjut SE pelarangan Iklan rokok luar ruang serta evaluasi penilaian dashboard e-KTR kabupaten/kota se-Bali.

Putu Ayu Swandewi Astuti mengungkapkan, tingginya perilaku merokok khususnya pada perokok anak dan remaja disertai adanya penggunaan trend rokok elektronik.

BACA :  Pemkot Denpasar Mengucapkan Selamat Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan 2024

Kondisi ini, lanjutnya menjadi ancaman nyata terhadap upaya pencapaian penurunan angka perokok remaja sesuai target RPJMN 2024.

Disatu sisi perilaku merokok yang semakin dini, akan mengancam juga pencapaian bonus demografi terkait kualitas generasi usia produktif dengan status kesehatan yang buruk bahkan justru bisa menjadi beban kesehatan negara.

Untuk itu, lanjut Swandewi, pentingnya peran berbagai pihak dan didukung dengan regulasi yang maksimal.

“Diharapkan hal ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan bahaya produk tembakau terhadap kesehatan khususnya pada anak dan remaja,” ungkap Swandewi yang juga Ketua Udayana Central ini.

Pihaknya kembali mengingatkan, pentingnya melindungi anak dari paparan iklan rokok yang sangat besar pengaruhnya terhadap inisiatif perokok pemula sejatinya Pemprov Bali telah menerbitkan SE Gubenur tentang pelarangan iklan rokok luar ruang tahun 2023.

“Kebijakan ini diharapkan dapat secara bersama-sama ditindaklanjuti oleh seluruh kabupaten/kota di Bali,” imbuhnya.

Disinilah, nantinya peran Satpol PP menjadi yang terdepan dalam pengawasan dan penegakannya tentu dengan dukungan dari berbagai pihak terkait khususnya Dinas Perizinan dan Dinas kesehatan.

BACA :  Satnarkoba Polres Jembrana Tangkap Dua Residivis dan ABK

Penulis: Budiarta
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular