Rabu, Juni 19, 2024
BerandaBolaFinal Liga Champions: Real Madrid Perpanjang Rekor, Raih Gelar ke-15 

Final Liga Champions: Real Madrid Perpanjang Rekor, Raih Gelar ke-15 

Real Madrid 2 : 0 Borussia Dortmund

Final Liga Champions UEFA, Real Madrid vs Dortmund: Real Madrid memanfaatkan gol Dani Carvajal dan Vinicius Junior untuk memenangkan gelar.

Berita Bola, Liga Champions -Real Madrid berhasil mengalahkan Borussia Dortmund untuk memenangkan Liga Champions untuk ke-15 kalinya ketika Dani Carvajal dan Vinicius Junior mencetak gol di akhir kemenangan 2-0 di Wembley pada hari Sabtu.

Bek kanan Carvajal menyundul bola tendangan sudut Toni Kroos pada menit 74 sebelum Vinicius melepaskan tembakan ke sudut jauh untuk memperpanjang rekor raksasa Spanyol itu sebagai klub tersukses dalam sejarah Liga Champions.

Madrid kini telah memenangkan sembilan final Piala Eropa terakhir mereka dan memenangkan kompetisi tersebut enam kali dalam 11 musim terakhir.

Namun, bukan untuk pertama kalinya dalam periode tersebut, mereka harus mengandalkan keberuntungan karena tim underdog Dortmund sangat menyesal karena tidak memanfaatkan peluang mereka di babak pertama.

Upaya Niclas Fuellkrug membentur tiang dan Karim Adeyemi gagal mengkonversi satu lawan satu dengan Thibaut Courtois .

Madrid, bagaimanapun, tampaknya selalu menemukan jalan di kompetisi elit Eropa dan membuat lebih banyak sejarah di ibu kota Inggris. Carvajal, Kroos, Nacho dan Luka Modric bergabung dengan legenda Real Paco Gento sebagai satu-satunya pemain yang memenangkan Piala Eropa sebanyak enam kali.

BACA :  Momentum Hari Keluarga Nasional 2024, Dubes Jess Dutton: "Kanada Bangga Dapat Bekerja Sama Dengan BKKBN"

Carlo Ancelotti pun memperpanjang rekornya sebagai pelatih tersukses sepanjang sejarah kompetisi dengan gelar kelimanya.

Lebih dari 2.500 petugas jaga berada di Wembley dan pihak berwenang berupaya menghindari terulangnya adegan kekerasan yang merusak final Euro 2020 tiga tahun lalu ketika para penggemar yang tidak memiliki tiket menyerbu pintu putar. Namun pertanyaan lebih lanjut mengenai operasi keamanan akan muncul karena tiga penyerang lapangan dapat memasuki lapangan pada menit-menit awal pertandingan, dengan salah satunya mengambil foto bersama Jude Bellingham dan Vinicius.

Ancelotti mengatakan sebelum pertandingan ia merasa “seperti singa” setelah tidur siang, namun timnya terjebak dalam tidur siang selama 45 menit pertama ketika, didukung oleh ribuan penonton dari Jerman, Dortmund mendominasi.

Peluang Dortmund yang terbuang

Keputusan Ancelotti untuk memanggil kembali Courtois untuk penampilan pertamanya di Liga Champions musim ini setelah cedera lutut yang serius membuahkan hasil karena pemain Belgia itu tetap mempertahankan timnya dalam pertandingan tersebut.

Peluang terbaik jatuh ke tangan Adeyemi karena Carvajal tidak mampu menahan kecepatan pemain internasional Jerman itu. Umpan brilian dari Mats Hummels membuat Adeyemi berhasil lolos, namun ia melakukan sentuhan keras di bawah tekanan Courtois dan berlari terlalu melebar sebelum tembakannya diblok oleh Carvajal.

BACA :  Perjuangkan UMKM dapat Pagu Pinjaman Lebih Besar, Pemkab Badung Konsultasikan Program SIDI KUMBARA ke Pusat

Fisik Fuellkrug yang berdada besar membuatnya menjadi favorit penggemar di musim pertamanya di Dortmund.

Striker internasional Jerman itu nyaris memecah kebuntuan sebelum turun minum ketika upayanya memanfaatkan umpan terobosan Ian Maatsen masih membentur tiang dalam. Upaya Adeyemi sekali lagi digagalkan oleh Courtois dari sudut sempit dan Fuellkrug tidak dapat memutar tubuhnya untuk melakukan rebound.

Ancelotti, Nacho dan Modric menekankan pada malam menjelang pertandingan bahwa kebiasaan Madrid menemukan cara untuk lolos di Liga Champions bukanlah suatu kebetulan.

Setelah kembali mendapatkan keberuntungan di babak pertama, juara Spanyol itu kembali bangkit di babak kedua.

Gregor Kobel akhirnya terpaksa melakukan penyelamatan pada menit 48 dari Kroos, yang nyaris menandai pertandingan terakhir karir klubnya dengan tendangan bebas spektakuler.

Bellingham dibentuk menjadi bintang dunia selama tiga tahun di Dortmund sebelum berangkat ke Madrid 12 bulan lalu dengan mahar lebih dari 100 juta euro ($108 juta).

Pemain internasional Inggris itu hanya berjarak beberapa inci dari menggigit tangan yang biasa memberinya makan karena dia tidak bisa menyentuh umpan silang Vinicius. Madrid mencetak gol penentu 16 menit sebelum pertandingan usai ketika Carvajal melompat tinggi dan menyundul tendangan sudut Kroos.

BACA :  KPU Karangasem Nyatakan Berkas Dukungan Calon Perseorangan Lolos Verifikasi Administrasi

Kobel kemudian sempat menjaga timnya tetap hidup dengan penyelamatan bagus dari Eduardo Camavinga dan Nacho, sementara upaya Bellingham yang mengarah ke gawang dibelokkan oleh Nico Schlotterbeck .

Tapi Bellingham punya momen untuk dinikmati saat umpannya membuat Vinicius membunuh Dortmund meski Kobel bisa menahan tembakan kuat pemain Brasil itu.

Sumber: NDTV

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular