25.4 C
Denpasar
06/10/2022, 3:35 AM
NewsEdukasiFokus Pada Dampak Perubahan iklim, Centre for Sustainable Energy and Resources Management...

Fokus Pada Dampak Perubahan iklim, Centre for Sustainable Energy and Resources Management – UNAS Gelar Simposium Internasional

balipuspanews google news
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis yang ke-70, Centre for Sustainable Energy and Resources Management – Universitas Nasional, dengan bangga sebagai tuan rumah menyampaikan rangkaian simposium internasional yang berfokus pada dampak perubahan iklim terhadap ekosistem dan jasa lingkungan dan tentang peluang untuk mengurangi dan beradaptasi dengannya. Simposium pertama dalam seri ini diselenggarakan oleh Universitas Nasional dan akan diadakan di Grand Ballroom LIPI, Jakarta.

Topik perdana pada simposium ini adalah Konservasi Primata Indonesia dan Perubahan Iklim. Universitas Nasional akan menghadirkan pembicara nasional dan internasional dengan keahlian yang mereka miliki seperti perubahan iklim, ekologi primata dan konservasi. Simposium ini terselenggara atas dukungan PT. North Sumatera Hydro Energy.

Konteks dan Ruang Lingkup Simposium
Prof. Dr. Jatna Supriatna selaku Direktur Research Center for Climate Change (RCCC) Universitas Indonesia mengatakan Indonesia saat ini adalah penghasil emisi GRK (Gas Rumah Kaca) terbesar keempat di dunia.

Baca Juga :  Pengumuman Capres Sejak Dini Dinilai Mampu Kerek Elektabilitas Parpol

Penggerak utama emisi adalah efek gabungan dari Pertanian, Kehutanan dan Penggunaan Lahan Lainnya (44%) dan pembangkit energi (37%).

Prof. Dr. Gusti Zakaria Anshari selaku Peneliti di Universitas Tanjung Pura mengatakan selain pengeringan rawa dan hutan gambut Indonesia yang luas sebagai akibat perubahan penggunaan lahan telah menghasilkan peningkatan emisi GRK.

“Jika tidak dimonitor perubahan iklim dan faktor-faktor penggeraknya, menghasilkan risiko signifikan bagi ekosistem hutan tropis yang mendukung primata Indonesia dan jasa lingkungan yang vital lainnya,” kata Gusti Zakaria Anshari.

Simposium ini dibuat sebagai dukungan serta pengakuan atas kebutuhan mendesak untuk mengatasi perubahan iklim serta mengurangi beban ekonomi dari impor bahan bakar fosil, berdasarkan Komitmen Iklim Indonesia, Indonesia berencana untuk mengurangi emisi GRK sebesar 29-41% pada tahun 2030 melalui perluasan yang cepat dari penggunaan alternatif energi rendah karbon yang tersedia seperti hidro – tenaga listrik dan panas bumi, dikombinasikan dengan perubahan dalam praktik kehutanan dan penggunaan lahan.

Baca Juga :  Di Forum P20, Puan Ajak Parlemen Dunia Bersama Atasi ‘Scary Effect’ Gejolak Ekonomi Global

Peluang juga bisa ada untuk teknologi angin, matahari dan lainnya tergantung pada karakteristik lokasi. Untuk setiap tindakan, sangat penting bahwa langkah-langkah untuk mengimbangi perubahan iklim didasarkan pada pemahaman yang jelas tentang fungsi ekosistem lokal sehingga mereka dapat dirancang, dimonitor dan dimitigasi dengan cara yang menghasilkan pengurangan bersih dalam GRK sambil meminimalkan tapakekologi mereka.

Sebagai contoh, pengembangan kebutuhan listrik tenaga air memerlukan intervensi di sepanjang sungai untuk menciptakan pengumpulan arah air sebagai penggerak turbin dalam pembangkit tenaga listrik oleh air.

Dalam kasus-kasus seperti itu, berkurangnya tapak ekologi per megawatt (MW) yang dihasilkan dapat dicapai di lokasi dengan kemiringan lebih tinggi atau dengan beberapa desain “run-off-river”.

Baca Juga :  Tutup Masa Sidang, Puan Ajak Anggota DPR Heningkan Cipta untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Pengembangan panas bumi juga dapat memerlukan pembukaan lahan dan gangguan yang signifikan mulai dari sekitar 0,4 ha hingga lebih dari 3 ha per MW tergantung pada kondisi lokasi dan produksi yang ditargetkan.

“Simposium ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang interaksi potensial dari perubahan iklim dan ekologi primata Indonesia dan untuk memberikan informasi yang lebih baik tentang program-program perubahan iklim Indonesia.” Dr. Sugardjito, Direktur Pusat Studi Energi Berkelanjutan dan Manajemen Sumber Daya (CSERM) Universitas Nasional juga menambahkan bahwa topik yang akan dibahas adalah: prediksi perubahan iklim; dampak potensial proses biofisik penting; dampak potensial terhadap fisiologi dan perilaku primata; dan penggunaan lahan. (Ivan/BPN/Tim).

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Bupati dan Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI
01:18
Video thumbnail
Sekda beserta Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang tahun ke-77 Republik Indonesia
01:24
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Member of