Gadaikan Motor Teman, Pria asal Gerogak Ini Diamankan Polres Badung

Pelaku yang berhasil diamankan Polres Badung
Pelaku yang berhasil diamankan Polres Badung

MENGWI, balipuspanews.com – Pengalaman hidup di lapas tidak membuat pria asal Banjar Dinas Bulakan, Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, berinisial PS,27, kapok melakukan aksi kejahatan. PS, Kamis (2/12/2021) kembali diamankan karena dugaan penipuan dan penggelapan sepeda motor

“Dia dilaporkan kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor Yamaha Lexi DK 6322 ABA oleh korban MO, 23 temannya sendiri,” beber Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, pada Selasa (6/12/2021).

Diterangkannya, tersangka PS sudah dua kali masuk penjara. Pertama tahun 2019 tersangka  ditangkap Polres Jembrana kasus pencurian. Ia divonis 1 tahun 6 bulan penjara.

Belum lama bebas, tahun 2020 tersangka ditangkap Polsek Denpasar Barat terkait kasus penggelapan sepeda motor dan divonis 1 tahun penjara.

Baca Juga :  HUT RI ke-77, Masyarakat Diajak Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat

“Dia sudah sering masuk penjara tapi tidak pernah tobat,” ujar Iptu Sudana.

Dalam kasus penipuan dan penggelapan di Mengwi, tersangka menggunakan modus operandi mengambil motor korban (Okaria) yang ternyata temannya sendiri.

Kejadian itu terjadi di rumah kos korban di Banjar/Desa Gulingan Mengwi, Badung, pada Kamis (25/11/2021). Sebelum melarikan sepeda motor  Yamaha Lexi DK 6322 ABA, korban menjemput PS di Tabanan.

Setibanya di Gulingan, tersangka meminjam sepeda motor korban dengan alasan menjemput temannya. Namun saat ditunggu tidak juga kembali, bahkan HP tersangka tidak bisa dihubungi.

“Korban kemudian melaporkan tersangka ke Polsek Mengwi,” ujar Iptu Sudana.

Setelah diselidiki, Polisi menangkap tersangka di Gerokgak Buleleng, pada 2 Desember 2021. Hasil interogasi, tersangka mengakui sepeda motor korban telah digadai ke saksi SJ seharga Rp 1,2 juta. Dari sinilah terungkap kejahatan tersangka lainnya yakni di Buleleng dan Tabanan. Modusnya juga sama yakni meminjam motor temanya dan menggadaikan dengan harga murah.

Baca Juga :  Pidato Puan di Sidang Tahunan Laksana Visi Membangun Indonesia ke Depan

Dimana di Buleleng tersangka menggelapkan satu unit Honda Supra. Sedangkan di Tabanan tersangka menggelapkan 1 Unit Honda Vario.

“Uang hasil gadai sepeda motor tersebut digunakan untuk sewa PSK dan foya-foya,” ungkap Iptu Ketut Sudana.

Dari hasil penyidikan, tersangka mengaku sudah 3 kali melakukan penipuan dan penggelapan di lokasi lain dan Polisi masih mendalaminya.

Ada pun barang bukti yang diamankan berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Lexi DK 6322 ABA yang sudah diganti plat palsu jadi DK 5670 PP. Tersangka dijerat Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan