Rabu, Oktober 28, 2020
Beranda Bali Klungkung Galungan,  Tantang Pecalang Kelahi Pegawai Kontrak Dipanggil Atasan

Galungan,  Tantang Pecalang Kelahi Pegawai Kontrak Dipanggil Atasan

Semarapura, balipuspanews.com – Lantaran menantang pecalang berkelahi,  oknum Pegawai Kontrak Damkar Klungkung  Dw XX yang menerobos penghalang portal dari arah utara saat melakukan persembahyangan di Perempatan Agung dipanggil atasannya.

Kejadian itu berawal dari petugas Pecalang yang bertugas mereka dinasehati agar mentaati aturan.

Untuk itu selama melakukan persembahyangan, perempatan Agung diseterilkan dari arus lalu lintas ini yang ditutup dengan portal yang dijaga Pecalang desa Pekraman Semarapura,Klungkung dan unsur Kepolisian dan petugas Dishub Klungkung. Namun suasana khusuk umat yang sembahyang ini dinodai oleh oknum DW itu.

Rupanya nasehat baik dari Pedalang bukannya ditaati  malah dilanggar dengan menerobos orang yang ada sembahyang ditempat tersebut dan langsung belok kebarat dijalan Surapati depan Monumen.

Tentu saja ulah pegawai yang tidak simpatik ini membuat Klian Pecalang Semarapura Putu Yudi Pasek merasa terusik dengan mendekatinya seraya mengingatkannya.

Namun bukannya diterima oleh oknum tersebut malah menantang berkelahi pecalang yang bertugas. Putu Yudi pun langsung mencari oknum tersebut ditempatnya bertugas di Sat Damkar Klungkung dan melaporkannya kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta.

Kepala SatPOL PP/Damkar Klungkung Putu Suarta yang mendapat perintah Bupati tersebut langsung memanggil yang bersangkutan dan mengingatkannya agar mentaati aturan sebagai petugas dia salah. Dihubungi Putu Suarta mengakui anakbuahnya yang pegawai kontrak inisial DW XX tersebut sudah mengakui kesalahannya.

“ Kita sudah panggil langsung dan dilakukan pembinaan pada  yang bersangkutan,dan  sudah mengakui  kesalahannya,”ujar Putu Suarta tegas.

Lebih jauh Klian Pecalang Semarapura, Putu Yudi Pasek menyatakan akan mengawal persoalan ini biar siapapun bisa saling menghargai orang yang bertugas.

“ Masak sebagai oknum pegawai apapun namanya harusnya memahami aturan dan menghargai kami . Kami ini juga mengabdi untuk masyarakat. Apalagi sama sama umat Hindu kan malu kita,”jelas Yudi Pasek Kesuma tegas.(Ron/bpn/tim)

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Kasus Pencurian Burung Tersangka Kampret Masuk Lapas, Polisi Tangkap Rekannya Wewek

DENPASAR, balipuspanews.com - Kadek Yasa alias Kampret,21, sudah menjalani vonis terkait kasus pencurian burung murai di Jalan Imam Bonjol, Gang Gunung Saba,  Desa Pemecutan...
Member of