Minggu, Juli 21, 2024
BerandaDenpasarGasak Laptop, Residivis asal Sudaji, Buleleng Diamankan

Gasak Laptop, Residivis asal Sudaji, Buleleng Diamankan

DENPASAR, balipuspanews.com – Sempat menghuni hotel prodeo tidak membuat Ketut AT,24, residivis asal Sudaji, Buleleng kapok. AT kembali diamankan setelah ketahuan mencuri laptop di Salon Riska 2 di Jalan Siulan Banjar Laplap Tengah, Desa Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, pada Rabu 9 Agustus 2023 sekitar pukul 21.00 WITA.

Menurut Kapolsek Denpasar Timur Kompol Nyoman Darsana didampingi Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, tersangka Ketut AT ditangkap sebelum 1×24 jam. Bermula, AT berada di minimarket sebelah TKP Salon Riska 2 sedang menumpang WiFi.

Tak lama, AT diam-diam memperhatikan pintu Salon Riska 2 yang dalam keadaan sepi sekitar pukul 23.00 WITA. Niat jahatnya muncul seketika dan masuk ke dalam salon yang terkunci dengan cara mencongkel pintu.

Sopir proyek ini mengambil kayu reng panjang di depan minimarket untuk digunakan mengganjal lubang pintu bagian bawah, agar pintunya bisa naik ke atas. Setelah itu, ia dengan cekatan memutar paksa engsel pintu sampai dol dan akhirnya bisa membuka paksa pintu tersebut.

BACA :  Kabag Ren Dan Kasat Lantas Polres Jembrana Diganti

Maling kambuhan itu pun langsung menggasak barang-barang di salon berupa celengan plastik di meja kasir. Ia lantas mencongkelnya menggunakan gunting di atas kasir. Dari buka celengan tersebut, AT mendapatkan uang Rp 21 ribu.

Belum puas, AT kembali menemukan sebuah tas berisi laptop Asus A409M beserta chargernya dan langsung dibawa kabur. Ia membawa hasil curian ke rumah di Jalan Siulan.

Tersangka menggunakan uang hasil curian di celengan untuk membeli nasi. Sedangkan, laptop beserta charger dan tasnya dibawa ke Jalan Pidada Ubung, Denpasar Utara untuk dijual. Akibat pencurian itu korban pemilik salon alami kerugian Rp 6,2 juta dan melapor ke polisi.

Sementara dari hasil penyelidikan Tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Timur dipimpin Kanitreskrim Iptu Made Galih mendapatkan ciri-ciri pelaku yang berusaha menjual barang curiannya.

“Pelaku kami tangkap saat akan menjual laptop milik korban,” beber mantan Kapolsek Mengwi ini.

Barang bukti yang disita dari pelaku yakni 1 buah laptop, pakaian yang digunakan AT saat beraksi seperti, sebuah celana pendek, baju kaos lengan pendek warna hitam bergambar bintang warna putih. Juga barang bukti potongan kayu reng, dan sebuah gunting gagang hitam.

BACA :  999 Mahasiswa Asal Jembrana Terima Beasiswa

Kompol Darsana mengatakan, tersangka AT yang merupakan residivis kasus pencurian di Buleleng ini mengakui perbuatannya. Dia mengatakan butuh uang sehingga nekat melakukan pencurian. AT dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan pidana penjara paling lama 7 tahun penjara.

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular