Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Gde Komang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Pasemetonan Sri Karang Buncing  (P2SKB) Kabupaten Buleleng dalam Lokasabha III P2SKB Buleleng yang berlangsung di Bina Arka Santi Graha, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Sabtu 19 Mei 2018.

Gde Komang terpilih secara mayoritas dari seluruh suara utusan sembilan kecamatan serta Pengurus P2SKB Pusat Provinsi Bali. Anggota Pasemetonan menilai Gde Komang sebagai sosok yang mampu membawa organisasi P2SKB Kabupaten Buleleng lebih baik. Sosok Gde Komang juga dianggap mampu untuk lebih merekatkan tali persaudaraan dari semua lini keluarga Sri Karang Buncing di Buleleng.

Visi kepemimpinan Gde Komang “Melarapan Antuk Tri Hita, Ngemargiyang Sradha Bhakti Ring Bhatara Kawitan Mangda Masikian Pasemetonan.” Berangkat dari visi itu, Gde Komang sudah menyiapkan sejumlah program kerja oranisasi P2SKB Kabupaten Buleleng.

Secara garis besar, ada beberapa program yang sudah disiapkan oleh Gde Komang untuk menjalankan roda organisasi P2SKB Kabupaten Buleleng, diantaranya program jangka pendek yakni melakukan safari spiritual ke masing-masing keluarga atau dadia di Kabupaten Buleleng dari ujung timur sampai ujung barat Kabupaten Buleleng.

Menurut Gde Komang, safari spiritual ini dimaksudkan untuk mempererat pasemetonan diantara keluarga Sri Karang Buncing, memberikan edukasi, pemahaman tentang keberadaan pasemetonan Sri Karang Buncing. Selain itu, dalam safari spiritual ini juga akan memberikan edukasi kepada warga Sri karang Buncng tentang filosopi pewatekan piodalan, serta kiblat yang wajib dilaksanakan dalam setiap persembahyangan di situs-situs yang terkait dengan Sri Karang Buncing.

Sementara program Jangka Panjang, Gde Komang akan melakukan pendataan melalui verifikasi dan validasi data terkait dengan keberadaan dan jumlah keluarga Sri Karang Buncing secara keseluruhan di Kabupaten Buleleng.  Verifikasi dan validasi data ini juga akan digunakan sebagai dasar bagi organisasi P2SKB untuk mengangkat kualitas hidup warga Sri Karang Buncing.

“Saya punya cita-cita untuk mengangkat kualitas hidup dari keluarga Sri Karang Buncing yang mungkin saja masih ada yang belum beruntung. Entah nantinya dengan program bedah rumah, memberikan Kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Sejahtera dan jaminan sosial lainnya bekerjasama dengan pemerintah atau dengan lembaga sosial lainnya,” ujar Gde Komang, yang juga seniman Wayang Wong dari Desa Tejakula.

Untuk itu, Gde Komang berharap seluruh anggota pasemetonan Sri Karang Buncing di Buleleng bisa membantu pengurus baru untuk mewujudkan cita-cita meningkatkan kualitas hidupa anggotanya. Seluruh keluarga Sri Karang Buncing diminta untuk berjibaku ikut mensejahterakan warga melalui oragnisasi P2SKB Kabupaten Buleleng.

“Saya sudah minta, masing-masing keluarga yang hadir dalam Lokasabha bisa menyetorkan KTP dan Kartu Keluarga setiap anggota dadia sebagai dasar validasi jumlah anggota secara keseluruhan,” ujarnya.

Disisi lain, Gde Komang melalui organisasi juga akan berusaha untuk meningkatkan kualitas parahyangan setiap dadia dari Sri Karang Buncing Kabupaten Buleleng. Secara organisasi, akan membantu anggota pasemetonan melalui lembaga tertentu agar bisa mendapatkan bantuan sosial, CSR (Corporate Social responsibility).

Sementara Ketua P2SKB Provinai Bali, Made Derik Jaya berharap kepemimpinan Gde Komang di Kabupaten Buleleng bisa memberi warna yang lebih baik untuk paiketan pasemetonan Sri Karang Buncing di Buleleng.

Program yang telah disiapkan oleh Gde Komang dinilai sangat baik dan bertujuan untuk mempererat tali kekerabatan serta membantu meningkatkan kualitas hidup dan parahyangan dari anggota pasemetonan Sri Karang Buncing di Kabupaten Buleleng.

Hadir juga sejumlah tokoh lain dalam Lokasabha P2SKB Kabupaten Buleleng seperti Gde Dharma Wijaya (pengusaha), Putu Tutik Kusuma Wardani (anggota DPR RI), I Gede Budasi (akademisi) serta perwakilan dari seluruh dadia Sri Karang Buncing di Kabupaten Buleleng.

Tinggalkan Komentar...