Padma Tiga Pura Agung Besakih Karangasem
Padma Tiga Pura Agung Besakih Karangasem

KARANGASEM, balipuspanews.com –
Hancurnya murda gelung kori agung Pura Besakih, Karangasem akibat disambar petir, Sabtu (28/3/2020) mendapat perhatian khusus dari umat Hindu di Bali. Apalagi, kejadian tersebut berlangsung menjelang piodalan Purnama Kedasa, dan pulau dewata dalam kondisi keprihatinan akibat wabah corona.

Bendesa adat Besakih Jero Mangku Widiartha menyebutkan, pihaknya akhir Maret atau Senin (30/3/2020) akan menggelar prosesi Rsi Gana untuk menyikapi peristiwa tersebut.

Sementara itu, sore hari pasca disambar petir, prajuru dan panglingsir desa adat Besakih menghaturkan Guru Piduka di utama mandala Pura Besakih. Selain itu juga digelar upacara pengulapan.

Ritual Guru Piduka digelar sebagai bentuk respon cepat desa adat Besakih atas tanda – tanda alam yang tandai sambaran petir terhadap murda gelung agung pura yang terletak dikaki Gunung Agung itu. Warga berdoa sembari mohon pengampunan jika ada sesuatu yang salah dalam menjalankan dharma agama.

“ Ya benar, upacara Guru Piduka sudah dilaksanakan,” kata Bendesa Adat Besakih, Jero Mangku Widiarta ketika dikonfirmasi

Sebelumnya, sekitar pukul 13.55 wita Sabtu (28/3/2020) warga diseputaran Pura Agung Besakih dikejutkan oleh peristiwa sambaran petir yang mengenai Murda Gelung Agung Pura Penataran Agung Besakih.

Serpihan murda tersebut berjatuhan hingga beberapa meter dari lokasi candi gelung kori. Bahkan, dua unit lampu taman rusak setelah tertimpa material candi. (igs/bas)