Gelar Penertiban Prokes di Desa Kesiman Kertalangu, 13 Pelanggar Langsung Bayar Denda Rp. 100 Ribu

Pelaksanaan penertiban dan sosialisasi prokes di wilayah Desa Kesiman, Senin (19/10/2020)
Pelaksanaan penertiban dan sosialisasi prokes di wilayah Desa Kesiman, Senin (19/10/2020)

DENPASAR, balipuspanews.com – 13 Warga harus merogoh kocek Rp. 100 ribu setelah ketahuan tidak memakai masker saat tim gabungan yustisi Kota Denpasar melakukan razia protokol kesehatan (prokes) Covid–19 di Desa Kesiman Kertalangu, Senin (19/10/2020).

Lokasi yang disasar tim gabungan adalah Pasar Kerta di Jalan Prof. IB. Mantra. Tim langsung menyasar warga yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker dan tidak melaksanakan social distancing.

Penertiban bersama dilakukan sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19) dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Selain menyambangi pasar, sosialisasi ini juga menyasar para pelaku usaha dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi kerumunan warga.

Diwawancarai, Senin (19/10/2020), Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, I Made Suena mengungkapkan, sosialisasi ini melibatkan Unsur TNI 18 orang, Polri 21 orang, Pol PP 36 orang, Dishub 14 orang, Unsur pemerintah Desa Kesiman Kertalangu 9 orang, dan Linmas Desa 8 orang.

Dengan hasil sidak ditemukan 13 orang tidak memakai masker dan langsung dikenakan sanksi denda administratif sebesar Rp. 100 ribu.

Pihaknya menegaskan kepada masyarakat, agar mengetahui dan semakin paham bahwa cara yang sederhana dan paling efektif untuk mencegah penularan Covid-19 adalah disiplin dan kesadaran pada diri sendiri memakai masker yang benar.

“Dengan mengikuti itu semua akan dapat menekan penyebaran Covid-19 cepat,” katanya.

PENULIS : Tim Liputan Covid

EDITOR : Oka Suryawan