Gelombang Tinggi, Penyebrangan Kusamba Ditutup Sementara

- Advertisement -
- Advertisement -

Semarapura, balipuspanews.com- Tingginya gelombang laut yang diperkirakan berlangsung dua hari kedepan menyebabkan pelabuhan penyebrangan boat Kusamba, Dawan,Klungkung ditutup sementara. Hal itu ditegaskan oleh kepala dinas Perhubungan Klungkung Nyoman Sucitra Rabu ( 18/7) 2018.

Sucitra merujuk surat dari Kementrian Perhubungan Direktorat Jendral Perhubungan Laut c/q Kantor Kesyahban dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Padangbai HM. 1031/KSOP Pbi-2018 tanggal 18 Juli 2018 yang meminta adanya Penundaan Keberangkatan Kapal kepada pemilik kapal maupun Nakoda Kapal cepat  /Fast Boat untuk melakukan penyebrangan lintas Wilayah KSOP Pelabuhan Padangbai .

Menurutnya, dasar penutupan sesuai edaran tersebut dan Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran pasal 219 serta Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia No. PM 82 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Persetujuan Berlayar Pasal 10 c.

Kondisi ini diperkuat sesuai dengan edaran sesuai Prakiraan Cuaca dari BMKG Balai Besar Wilayah HI-Denpasar Nomor PJ 017/V11/2018 tanggal 18 Juli 2018  yang menyebutkan Kecepatan Angin 2-20 knot dan ketinggian dan diperkirakan gelombang 1 sampai 3 Meter yang akan melanda perairan Selat Bali dan Selat Lombok.

BACA :  Hamid Noor Yasin Sampaikan Duka Cita Atas Insiden KM Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo

Penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran. Pemberitahuan disampaikan kepada para nahkoda kapal penumpang berkecepatan tinggi fast boat yang akan berangkat dari pelabuhan Kusamba.

“ Untuk sementara keberangkatan kapal boat dari pelabuhan penyebrangan Kusamba ditutup dari tanggal 19 sampai dengan tanggal  20 Juli 2018  atau sampai dengan keadaan cuaca membaik nanti,”jelas Nyoman Sucitra.

Sementara para bendega pemilik kapal boat yang mangkal di pelabuhan penyebrangan di Kusamba menyatakan mengikuti saran dan pemerintah untuk tidak melaut selama tanggal 19 sampai 20 Juli 2018 ini.

“ Kami menuruti saran pemerintah demi keselamatan penumpang termasuk kapal kami,” beber salah seorang Bendega di Kusamba. (roni/ bas)

 

 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular