Rabu, April 17, 2024
BerandaJembranaGembalakan Bebek, Surusa Temukan Mayat Nenek di Sawah

Gembalakan Bebek, Surusa Temukan Mayat Nenek di Sawah

JEMBRANA, balipuspanews.com– I Gusti Kade Surusa,54, kaget saat sedang menggembala bebek miliknya di areal persawahan Tibubeleng, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Minggu (18/2/2024) sore.

Saat warga Banjar Tembles, Desa Penyaringan itu mengembalikan bebek miliknya di sawah milik, I Nyoman Sunarya, dia melihat sesosok mayat perempuan tergeletak di sawah.

Kapolsek Mendoyo Kompol, I Putu Suarmadi mengatakan sekitar pukul 17.30 WITA, Surusa, sedang menggembala ternak bebek di areal persawahan Subak Tibubeleng, Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan. Kemudian Surusa melihat seorang yang tergeletak disawah milik Sunarya.

“Orang yang tergeletak itu, berjenis kelamin perempuan dan saat didekati sudah menjadi mayat,”ungkapnya.

Surusa kemudian memberitahu seorang yang sedang memetik bunga disebelah barat dari tkp dengan jarak sekira 300 meter, menyampaikan bahwa ada mayat tergeletak di sawah.

“Selanjutnya menghubungi Kelian dinas Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan untuk melaporkan kepolsek Mendoyo,” ujarnya.

Mayat perempuan tersebut dikenali berinisial NKN,70, warga Banjar Yeh Buah, Desa Penyaringan. Menurut keterangan anaknya Ni Komang Parmawati,50, dari pagi sampai jam 11 siang, ibunya masih dirumah dan sekitar pukul 11.30 WITA ibunya keluar rumah mengarah ke utara dan Parmawati tidak sempat bertanya kepada ibunya saat korban pergi meninggalkan rumah.

BACA :  Pj Bupati Jendrika bersama Ketua Dewan AA. Gde Anom Tinjau Kebakaran Rumah Kost di Jalan Puputan Klungkung

Setelah sampai sore hari ibunya tidak ada pulang kerumah, kemudian Parmawati berusaha untuk mencari dan menelpon Nyoman Beris sekitar pukul 18.00 WITA meminta bantuan untuk mencari korban di sawah.

“Anaknya ini mengetahui korban meninggal setelah diberitahu oleh Kadek Pai,” jelasnya.

Dari pihak keluarga menyampaikan bahwa korban dalam keadaan sehat dan tidak mempunyai riwayat penyakit namun sudah lupa ingatan. Jenazah korban kemudian dibawa dan diperiksa di Puskesmas I Mendoyo.

Hasil pemeriksaan dari tim medis Puskesmas I Mendoyo dan tim Inafis Polres Jembrana ditemukan luka lecet dipelipis sebelah kiri, dilengan kiri, kulit mengelupas dipunggung. Saat ditemukan memakai kambem batik, baju lengan panjang garis berwarna kuning, rambut putih.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban mengalami dehidrasi. Anak korban menyatakan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dan menerima dengan ikhlas kematian korban,” terangnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular