Senin, Februari 26, 2024
BerandaNasionalJawa BaratGempa Cianjur, Kemensos Segera Turunkan Tim Bantu Korban Gempa

Gempa Cianjur, Kemensos Segera Turunkan Tim Bantu Korban Gempa

JAKARTA, balipuspanews.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat, Senin siang (21/11/2022). Gempa tersebut memiliki pusat atau episentrum di darat sekitar 10 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur atau 15 kilometer dari Kota Sukabumi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir akibat gempa yang memiliki kedalaman 10 kilometer itu tak ada potensi tsunami.

Sementara itu, di media sosial beredar video yang merekam dampak dari gempa di Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022), pukul 13.21 WIB. Dimana terlihat sejumlah rumah dan fasilitas umum rusak parah. Di Kampung Munjul, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur bahkan sejumlah warga menjadi korban luka-luka akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 tersebut.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kemensos RI Harry Hikmat melalui pesan whatsapp menyampaikan bahwa Kementerian Sosial telah merespon hal tersebut dan segera menurunkan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Perlindungan Sosial Korban bencana Alam (PSKBA), untuk membantu korban gempa. “Kami (Kemensos) telah bergerak cepat untuk segera membantu korban gempa di Cianjur dengan menurunkan tim tagana dan tim PSKBA. Sementara Bu Menteri Sosial sedang menuju Cianjur dari Jogjakarta,” ucap Sekjen Harry.

Menurutnya, Kemensos juga akan bekerja sama dengan unsur penanganan bencana lainnya menangani dampak bencana di Cianjur.

Berdasarkan info pada pukul 16.30;
Korban Jiwa Kabupaten Cianjur :
-17 orang MD di Kec. Cilaku,
Ds. Rancagoong, Kec. Cianjur,
Ds. Limbangansari dan Kec. Cugenang (pendataan)
-24 orang tertimbun reruntuhan bangunan di Ds. Cijedil Kec. Cugenang (dalam proses evakuasi)
-19 orang warga luka-luka (pendataan)

Kerugian materil Kabupaten Cianjur :
-343 unit rumah rusak (pendataan)
-1 unit ponpes RB
-1 unit RSUD Cianjur RS
-4 unit gedung Pemerintahan rusak
-3 unit Fasilitas pendidikan rusak
-1 unit sarana Ibadah rusak
-1 unit toko rusak
-1 unit cafe rusak
-Jalan provinsi disekitar tapal kuda tertutup material longsor (pendataan)
-Kebutuhan mendesak 10 unit tenda, alat berat, Genset penerangan, velbed, kasur, selimut, dan BBM. Diluar itu juga dibutuhkan tenaga medis khususnya dokter bedah karena banyak korban gempa menderita patah tulang.

Penulis/editor : Ivan Iskandaria.

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular